Kota Kupang Harus Menjadi Barometer Pengelolaan Sampah

0
113

Kupang — Sampah memang menjadi masalah, tetapi sampah tidak harus dipikirkan sebagai sebuah masalah, sampah bisa dikelolah dengan baik yang kemudian akan memberikan sampak ekonomi bagi masyarakat.

“kota kupang harus menjadi barometer pengelolaan sampah yang baik dan benar agar bisa memberi manfaat ekonomi bagi masyarakat,” kata Anggota DPR RI, Ferry Kase saat menggelar sosialisasi penyediaan sarana dan prasarana pengelolaan sampah di daerah bersama Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Direktorat Pengelolaan Sampah di hotel Neo Aston, Rabu (26/9/2018).

Sosialisasi itu diikuti oleh perwakilan dari masing-masing kelurahan yang ada di Kota Kupang.

bersama Komisi VII DPR RI, Ferry Kase mengadakan Sosialisasi Penyediaan Sarana dan Prasarana Pengelolaan Sampah di Daerah, Rabu (26/9/2018) di Hotel Neo Aston

Sosialisasi ini diikuti oleh perwakilan dari masing-masing kelurahan yang ada di kota Kupang.

Menurutnya sampah ini ada macam-macam, sampah organik, non organik, sampah plastik, limbah B3 dan sebagainya. Teknisnya memang oleh kementerian selalu melakukan sosialisasi kedaerah- daerah ataupun melakukan evaluasi-evaluasi diberbagai daerah dengan tujuan satu yaitu sampah ini dapat di kelola dengan baik dan benar agar bisa memberikan mafaat kepada masyarakat.

Baca Juga :  Rencana Pembangunan Bendungan Temef Masih Dalam Proses Pembebasan Lahan

“Untuk kota Kupang kami mendukung dengan 10 unit motor sampah dan 205 titik lampu solar Cell yang akan di pasang di seluruh kelurahan. kita juga sudah bantu di kabupaten Belu, Rote Ndao, Malaka dan TTU. saya sudah coba bantu paling tidak inikan masyarakat kemudian bisa ada pikiran yang baik dan bisa berbudaya bagaimana perlakuannya terhadap sampah,” kata Anggota Komisi VII DPR RI itu.

Kepala Sub Direktorat Sarana dan Prasarana Direktorat Pengelolaan Sampah Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Agus Saefudin, dalam sambutannya, mengatakan, usaha-usaha dari Komisi VII ini bekerja sama dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan dalam rangka pengelolaan sampah dan program nasional.

Karena Walikota Kupang sebentar lagi sudah harus menandatangani kebijakan dan strategi pengelolaan sampah di kota Kupang pada Oktober mendatang.

“Saya kira ini nanti lebih jelas lagi apa yang ada saat sekarang dan apa yang harus dilakukan di tahun depan. Jadi pengelolaan sampah ini, melakukan pekerjaan lokal tapi menyumbangkan untuk dunia, sehingga harus dikembangkan secara masif di seluruh tanah air,” pungkasnya.

Baca Juga :  Hadiri Pawai Etnis Paskah, Mama Emi Ajak Syukuri Keberagaman

Ia meminta kepada Walikota Kupang untuk bisa menyediakan bank sampah induk yang dapat beroperasi dengan baik. “Saya berharap apa yang dilakukan dalam sosialisasi ini dapat bermanfaat bagi seluruh penjuru dunia,” katanya. (lya/qi)

Comments

comments