Kota Kupang Mengalami Deflasi

0
98

KIBLATNTT.COM, KUPANG — Berdasarkan hasil perhitungan Indeks Harga Konsumen (IHK), pada bulan September tahun 2019,┬áKota Kupang mengalami deflasi sebesar 0,53 persen, atau terjadi penurunan IHK dari 135,76 pada bulan Agustus menjadi 135,04 pada bulan September tahun 2019.

Demikian dikatakan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Nusa Tenggara Timur (NTT), Maritje Pattiwaellapia, Selasa (1/10/2019) saat konferensi pers di kantor BPS NTT. Ia mengatakan deflasi September tahun 2019 didorong oleh penurunan indeks terbesar terjadi pada kelompok transportasi sebesar 1,45 persen diikuti oleh kelompok bahan makanan sebesar 1,18 persen dan kelompok perumahan sebesar 0,09 persen.

“Kelompok pendidikan dan kelompok kesehatan mengalami kenaikan indeks harga sebesar 0,27 dan 0,18 persen,” katanya.

Menurutnya, searah dengan tahun sebelumnya September 2018 dimana Kota Kupang mengalami deflasi sebesar 0,83 persen, pada September 2019 ini Kota Kupang mengalami deflasi sebesar 0,53 persen. Kelompok pengeluaran yang memberikan andil terbesar dalam pembentukan deflasi kota Kupang bulan September 2019 adalah kelompok bahan makanan dengan andil negatif sebesar 0,28 persen .

Baca Juga :  Pemkot Kupang Sosialisasikan SIOLA Kepada ASN

“Beberapa komoditi utama yang menyumbang andil deflasi di Kota Kupang September 2019 antara lain turunnya tarif angkutan udara, ikan kembung, cabai rawit, cabai merah, jagung manis, tomat sayur, bawang merah, bayam, telur ayam ras, dan buncis. Sedang komoditas utama yang menghambat deflasi Kota Kupang antara lain naiknya harga kangkung, daging ayam ras, daun singkong, tarif akademi/perguruan tinggi, bunga pepaya, apel, ikan tembang, kentang, sawi hijau, dan ikan ekor kuning,” ujarnya.(lya/eho)

Comments

comments