KPP Pratama Kupang Raih Predikat ZIWBK

0
123

KIBLATNTT.COM, KUPANG — KPP Pratama Kupang meraih predikat Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (ZIWBK) pada Senin, 21 Desember 2020. Penganugerahan predikat ZIWBK tersebut diberikan oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi dalam acara Apresiasi dan Penghargaan Zona Integritas Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK)/ Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM) tahun 2020 “Making Change, Making History” yang diikuti KPP Pratama Kupang secara virtual melalui aplikasi Zoom Meeting.

KPP Pratama Kupang lolos dari ribuan unit kerja yang diusulkan. Dari 3691 unit kerja yang diusulkan dalam Pembangunan ZI WBK/WBBM tahun 2020, sebanyak 2570 unit kerja lolos tahap administrasi. Selanjutnya yaitu tahap evaluasi dan verifikasi sebanyak 867 unit kerja yang lolos. Pada tahap akhir, 763 unit kerja mendapatkan predikat WBK/WBBM dan KPP Pratama Kupang merupakan salah satu yang meraih predikat ZIWBK tersebut.

Acara Penganugerahan Apresiasi dan Penghargaan Zona Integritas WBK/WBBM 2020 dihadiri oleh Wakil Presiden Republik Indonesia, KH. Ma’ruf Amin secara virtual. Wakil Presiden menyampaikan bahwa reformasi birokrasi merupakan pilar penting. “Reformasi Birokrasi merupakan pilar penentu tercapainya visi dan misi Indonesia maju, untuk itu pemerintah berkomitmen untuk memperkuat dan mempercepat reformasi birokrasi,” tutur Wakil Presiden, Kh. Ma’ruf Amin.

Baca Juga :  Gubernur NTT Terima Audiens dengan KPD Komandan Batalion 743/PSY

Wakil Presiden juga mengingatkan kembali mengenai ukuran integritas. “Pertama, kejujuran pegang kuat sebagai nilai dasar, Kedua, Kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan, ketiga, kemampuan bekerja sama, kolaboratif dan profesional, dan keempat, pengabdian kepada masyarakat dan pelayanan publik,” tambah Wakil Presiden, Kh. Ma’ruf Amin.

Penyerahan apresiasi dan penghargaan Zona Integritas WBK/WBBM 2020 disampaikan langsung oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Tjahjo Kumolo didampingi oleh ketua Komisi Pemberantasan Korupsi, Firli Bahuri. Piagam penghargaan disampaikan kepada pimpinan kementerian/lembaga yang memperoleh predikat WBK/WBBM. Kementerian Keuangan sendiri memperoleh predikat WBK/WBBK untuk 214 unit penghargaan.

Predikat WBK/WBBM tersebut tidak serta merta hanya berupa predikat, namun sebagai bentuk komitmen dari unit kerja pemerintah dalam menjaga integritas dan kualitas layanan. Tim internal Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi melakukan evaluasi setiap dua tahun. Dari evaluasi tersebut, jika ditemukan hal yang bertentangan dengan predikat WBK/WBBM maka predikat tersebut akan dicabut.

Zona integritas merupakan predikat yang diberikan kepada instansi pemerintah yang pimpinan dan jajarannya mempunyai komitmen mewujudkan Wilayah Bebas Korupsi / Wilayah Birokrasi Bersih Melayani WBK/WBBM dalam rangka mewujudkan reformasi birokrasi, khususnya dalam hal pencegahan korupsi dan peningkatan kualitas pelayanan publik

Baca Juga :  Pemkot Kupang Bangun Lagi Tiga Taman Senilai Rp 100 Miliar

Moch Luqman Hakim, Kepala KPP Pratama Kupang menyampaikan terima kasih dan komitmen terkait dengan penganugerahan ZIWBK. “Kami berterima kasih pada setiap pihak yang mendukung KPP Pratama Kupang meraih predikat ZIWBK. Prestasi Ini merupakan langkah awal dan komitmen dalam penataan sistem penyelenggaraan pemerintah yang baik melalui reformasi birokrasi,” tutur Luqman.

KPP Pratama Kupang sudah mencanangkan pembangunan Zona Integritas Wilayah Bebas dari Korupsi sejak awal tahun 2018. Pencanangan pembangunan ZI ini merupakan pelaksanaan dari Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PermenpanRB) Nomor 52 Tahun 2014. Permenpan itu ditindaklanjuti dengan Keputusan Menteri Keuangan Nomor 426/KMK.01/2017.

Sebagai pelaksanaannya, Direktur Jenderal Pajak menerbitkan Keputusan Direktur Jenderal Pajak (Kepdirjen) Nomor KEP-20/PJ/2018. Dalam Kepdirjen tersebut, dijelaskan proses pembangunannya difokuskan pada penerapan enam komponen, yaitu: manajemen perubahan, penataan tatalaksana, penataan sistem manajemen sumber daya manusia, penguatan akuntabilitas, penguatan pengawasan, dan peningkatan kualitas pelayanan publik.

Moch. Luqman Hakim juga menambahkan bahwa predikat ZIWBK merupakan perjalanan panjang. “Predikat ini merupakan buah dari hasil kerja keras yang panjang, serta dengan adanya komitmen dengan peningkatan integritas, kinerja, pengawasan, dan kualitas layanan publik,” ujarnya.

Predikat ZIWBK/WBBM ini dinilai berdasarkan Indeks Persepsi Korupsi dan Indeks Pelayanan Publik. KPP Pratama Kupang merupakan salah satu unit kerja yang mempunyai Indeks Persepsi Korupsi dan Indeks Pelayanan Publik yang tinggi. Hal ini merupakan bukti dari komitmen KPP Pratama Kupang menjaga integritas dan kualitas pelayanan publik.

Baca Juga :  Pemprov NTT Sesuaikan Tarif Pemeriksaan Swab dan RDT Mandiri

Selain itu, KPP Pratama Kupang merupakan kantor pelayanan pajak yang kaya inovasi. KPP Pratama Kupang mempunyai 26 Inovasi terkait dengan peningkatan kinerja dan peningkatan kualitas layanan. Dari 26 inovasi tersebut, ada 7 inovasi unggulan di antaranya: (1) Layanan Online Satu Pintu, (2) Aplikasi Tracking Permohonan, (3) Layanan Live Chat WhatsApp, (4) Digitalisasi Pemberkasan, (5) Strong Mutual Partnership dengan Media, (6) Aplikasi Pengawasan SPT LB dan (7) Saluran Komunikasi Satu Arah.

“Ke depannya, kami tetap membutuhkan dukungan dari semua pihak untuk menjaga predikat WBK ini, dan pada kesempatan selanjutnya KPP Pratama Kupang siap menuju pembangunan WBBM,” tambah Luqman.

KPP Pratama Kupang terus menciptakan inovasi-inovasi baru untuk mendukung pelayanan kepada wajib pajak. Selain itu KPP Pratama Kupang juga terus melakukan evaluasi untuk melakukan perbaikan-perbaikan. Dengan komitmen dan kerja keras, KPP Pratama Kupang siap memberikan pelayanan terbaik. Pajak Kuat Indonesia Maju. (*/lya)

Comments

comments