Kunjungi Tiga Destinasi Unggulan, Wagub JNS Tegaskan Semua Destinasi Harus Aman

0
65

KIBLATNTT.COM, LABUAN BAJO — Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Joseph Adrianus Nae Soi (JNS) mengunjungi tiga destinasi wisata unggulan di Kabupaten Manggarai Barat, Selasa (3/11/2020). Dalam kunjungan ini, Wagub JNS menegaskan agar semua sarana-prasarana wisata memenuhi standar protokol keselamatan dan keamanan.

Tiga desrinasi unggulan yang dikunjungi Wagub JNS ini yakni di Pulau Padar, Pulau Komodo, dan Pulau Rinca. Kunjungan ini juga dilaksanakan dalam rangka menindaklanjuti pelaksanaan rapat koordinasi simulasi keamanan dan keselamatan destinasi pariwisata yang dilaksanakan sehari sebelumnya, Senin (2/11/2020), di Aula Kantor Bupati Manggarai Barat.

Kunjungan tersebut juga untuk melihat secara langsung beberapa titik yang akan menjadi pusat kegiatan simulasi protokol keamanan dan keselamatan destinasi pariwisata di Kabupaten Manggarai Barat, yang akan dilaksnakan pada tanggal 12 November 2020 mendatang. Saat kunjungan tersebut Wagub Nae Soi juga menegaskan tentang kesiapan berbagai fasilitas pendukung seperti ketersediaan rambu-rambu, mercusuar dan jalur evakuasi harus segera dirampungkan sebelum tanggal 10 November 2020.

“Semua rambu harus secepatnya siap, dan rambu-rambu tersebut harus disajikan atau ditulis dalam berbagai bahasa internasional, yaitu : Bahasa Indonesia, Inggris, Mandarin, Jepang, Jerman, Rusia, Spanyol, Prancis dan Arab. Dan ini menjadi tanggung jawab bersama BNPB, BASARNAS, BMKG, Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur serta Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat”, tegas mantan Staf Khusus Menteri Hukum dan HAM RI.

Baca Juga :  Asisten I Setda TTS Serahkan Santunan Kematian dan JHT

Wagub JNS juga melakukan kunjungan langsung ke lokasi proyek pengembangan jalan raya di sepanjang ruas Jalan Gorontalo menuju Kampung Nggoer, Dusun Laik, Desa Golo Mori, yang terletak pada Bagian Selatan Kecamatan Komodo Kabupaten Manggarai Barat. Kawasan yang akan dikembangkan tersebut berjarak 30 kilometer dari  Labuan Bajo, Ibukota Kabupaten Manggarai Barat.

Saat kunjungannya, Wagub Nae Soi menemukan 15 kilometer dari ruas jalan tersebut masih dalam keadaan rusak parah. “Ruas jalan yang rusak ini, termasuk keseluruhan jalan yang akan dilintasi oleh para tamu termasuk para kepala negara sebagai peserta KTT G. 20, harus segera diperbaiki dan diperlebar, dalam rangka mendukung Pengembangan Kawasan Tana Mori sebagai Kawasan Unggulan Pusat Pariwisata Baru di Labuan Bajo, menjadi Kawasan Super Premium, pinta mantan Anggota Fraksi Golkar DPR RI tersebut.

Di pusat Kawasan Ekonomi Baru tersebut rencananya akan dibangun beberapa hotel berbintang sebagai akomodasiyang representatif bagi para tamu terhomat dari berbagai negara”, ujar Wagub Josef Nae Soi. Selanjutnya beliau menegaskan kepada Kepala Satker Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Wilayah III NTT (Mabar, Manggarai, Manggarai Timur, Ngada Gako), Yanuar Dwi Putera, untuk segera memulai pelaksanaan proyek pengembangan ruas jalan tersebut sebagai penunjang suksesnya Agenda Kegiatan bertaraf internasional pada tahun 2023, sekaligus dengan hadirnya kawasan tersebut akan memberi dampak ekonomis bagi masyarakat lokal.

Baca Juga :  Julie Laiskodat Perkuat Promosi Kain Tenun NTT

“Saya ingatkan, waktu yang tersisa hanya tinggal setahun lebih efektif untuk proses penyelesaiannya menjelang pertemuan tingkat dunia 2023 nanti. Oleh sebab itu Kawasan Tana Mori ini harus secepatnya diubah “didandani”sebagai “Bali II” di Indonesia, tegas Wagub Nae Soi. Provinsi Nusa Tenggara Timur selama ini sudah sangat mendapat perhatian dan dukungan yang luar biasa dari Pemerintah Pusat untuk merealisasikan Labuan Bajo sebagai salah satu Destinasi Super Premium di Indonesia , untuk itu seluruh masyrakat Nusa Tenggara Timur harus meresponsnya dengan kerja keras”, pinta pria asal Kabupaten Ngada ini.

Saat kunjungan sore tadi Wagub JNS juga didampingi Kadis Perhubungan Provinsi NTT, Isyak Nuka dan Kepala Pelaksana BPBD Provinsi NTT, Thomas Bangke beserta rombongan dari Satker Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Wilayah III NTT. (*/lya)

Comments

comments