Masalah DBD Berkaitan dengan Kebersihan Lingkungan

0
127

Persoalan penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) sangat berkaitan dengan perilaku hidup manusia dan kebersihan lingkungan.

Demikian dikatakan Kepala Dinas Kesehatan Kota Kupang drg Retnowati, Rabu (05/2/2020) di Kantor Wali Kota Kupang. Ia mengatakan pihaknya telah menghimbau melalui lurah-lurah, dan camat agar bersama menjaga kebersihan lingkungan.

“Kegiatan abatesasi, penyiapan abatenya kita sudah lakukan. Yang perlu kita waspadai apabila dalam anggota keluarga itu panas hari pertama itu segera di bawa ke fasilitas pelayanan masyarakat, “katanya.

Menurutnya kemarin yang kecolongan meninggal itu sudah grade tiga kalau sudah grade tiga trombosis dibawah 40 ribu sudah susah apalagi anak-anak kalau orang dewasa masih bisa dipaksa minum masih bisa, anak-anak susah itu kewaspadaan masyarakat

“Kita juga sudah punya pemetaan beberapa kelurahan yang endemis itu kita wajibkan pada lurah-lurahnya untuk melakukan pemberantasan sarang nyamuk(PSN) dengan melakukan 3M setiap minggunya Karen kita tahu menetasnya berubahnya jentik menjadi nyamuk kurang lebih satu minggu, “ujarnya.

Ia menjelaskan misalkan satu kasus disatu wilayah dia tidak PSN kemudian di dapati jentik secara selektif kita melakukan pengamatan epidemiologi pada setiap kasus itu pada radius 200 meter. Kemudian kalau dia tidak melakukan PSN jentik itu dalam waktu tujuh hari menetas semua kasus semakin banyak jadi seharusnya masyarakat itu pekat kalau sudah ada kasus di lingkungannya maka dia harus segera kerja bakti sudah tidak mungkin kita yang dari pemerintahan yang bersih-bersihkan orang punya halaman itu kita sekarang galakan makanya kerjasama dan kooperatifnya masyarakat terhadap PSN ini harus benar-benar bisa dilaksanakan.

Baca Juga :  Sambut HUT ke-69, IDI NTT Gelar Collour Run

” Memang setiap kasus yang ada itu di laporkan ke puskesmas kemudian puskesmas melakukan melakukan pengamatan epidemiologi pada daerah-daerah kasus tersebut kemudian juga pada saat melakukan pengamatan epidemiologi, survei jentik didapatkan jentik maka mereka langsung taburi abate disitu kemudian setelah ini kita lihat perkembangan kasusnya di rumah sakit sesuai pelaporan-pelaporan tiap minggu, “ungkapnya.

Keterkaitan dengan terjangkitnya penyakit DBD maka setiap keluarga masyarakat itu waspada yang pertama kita pastikan bahwa lingkungan kita bersih. Satu lingkungan yang tidak bersih akan menjadikan sumber wabah disitu. Apabila ada anggota keluarga yang sakit panas sesegera mungkin dibawah ke fasilitas pelayanan masyarakat.(*)

Comments

comments