Masjid Al-Ikhwan Rote Dipugar dalam Waktu 11 Bulan

0
32

KIBLATNTT.COM, BA’A — Masjid Al Ikwan berdiri sejak tahun 80-an merupakan bantuan dari Menhankam Pangab Jenderal TNI M Yusuf yang pada saat itu berkunjung ke Pulau Rote Nusa Tenggara Timur. Namun ketika itu semua serba terbatas apalagi di pulau terpencil sehingga masjid pun dibangun dengan seadanya.

Seiring waktu dengan berkembangnya teknologi, akhirnya baru diketahui kalau masjid tersebut arah kiblatnya miring dan salah.

“Nah berangkat dari situ akhirnya saya sebagai putra daerah merasa terpanggil karena bagaimanapun saya sering sholat disitu kalau lagi pulang kampung,” kata Saleh Husin di Jakarta, Kamis, 1 Oktober 2020.

Saleh yang pernah menjabat Menteri Perindustrian periode 2014-2016 itu kemudian coba lakukan komunikasi dengan berbagai pihak untuk mencari bantuan CSR dan akhirnya mendapat tanggapan dari Pak Halim Mina salah satu pemilik Kawasan Industri Morowali yang kebetulan telah dan sedang membangun beberapa masjid di kawasan tersebut.

“Saya ceritakan tentang kondisi masjid yang sudah tua dan dibangun dengan arah kiblat yang salah. Masjid ini terletak di pulau paling selatan Indonesia yang terpencil,” ujar Saleh Husin, Koordinator Tim Ahli Wakil Presiden.

Baca Juga :  Pemkab Rote Ndao Belum Serius Promosikan Wisata Budaya

Dengan gerak cepat dan bantuan dari Pak Lens Haning dan Ibu Bupati Rote Ndao NTT segala ijin administrasi dibereskan, juga partisipasi umat di Pulau Rote luar biasa sangat membantu.

Dan dalam waktu sebelas bulan dengan mendatangkan tukang dari Pulau Jawa akhirnya Masjid Al Ikwan diratakan dan dibangun kembali dengan model yang terkini dan modern minimalis. Proses pembangunannya terus dikontrol setiap saat walau dari Jakarta.

“Bersyukur karena kali ini saya dapat menambah amal baik saya dengan membangun masjid di kampungnya Pak Saleh ujar, ” Halim Mina.

“Merupakan suatu kebanggaan tersendiri buat saya yang memang sejak kecil punya niat suatu saat dapat membangun masjid yang layak di kampung halaman dan alhamdulillah hari ini, Kamis, 1 Oktober 2020, terwujud sudah,” ujar Ketua Majelis Wali Amanat Universitas Indonesia Saleh Husin.

Sekali lagi terima kasih buat Pak Halim Mina melalui Yayasan Bintang Delapan yang telah berpaling untuk melihat pulau terselatan Indonesia dan juga terima kasih buat Imam Besar Masjid Istiqlal Prof Nasaruddin Umar yang telah berkenan memberikan tausyiah dan doa dalam rangka mulai digunakannya masjid tersebut setelah selesai pembangunannya. (*/lya)

Baca Juga :  Kunjungi Wae Rebo, Gubernur NTT Buka Kembali Kunjungan Wisatawan

Comments

comments