Mau Tahu Besar Sumbangan Untuk Korban Kampung Tarung Hingga Saat ini?‎

640
10233

Waikabubak — Bantuan untuk Kampung Tarung terus mengalir dari berbagai elemen yang merasa prihatin dengan kondisi terkini para korban kebakaran di kampung Tarung beberapa waktu yang lalu.

Informasi yang dihimpun media ini, sampai dengan saat ini, bantuan dalam bentuk tunai yang disumban oleh berbagai elemen masyarakat, pengusaha, maupun pemerintah lewat rekening BRI PEDULI TARUNG dengan nomor 0235.01.001626.30.5, sampai dengan saat ini telah mencapai Rp 125.319.000,-

Selain itu, pada 11 Oktober 2017 Bulog Sumba Barat menyumbangkan bantuan berupa 350 kilogram beras, gula 50 kilogram, minyak bimoli sebanyak 12 botol ukuran saru liter, dan mie instan 6 dos. Dihari yang sama Rumah Budaya Sumba juga berpartisipasi menyumbangkan sembako berupa beras 1,5 ton, gula 300 kilogram, dan teh sebanyak 64 pak. 

Terpantau bahwa bantuan dari Rumah Budaya Sumba di SBD di antar langsung oleh Pater Robertus Ramone, CSsR bersama crewnya yang di terima langsung oleh Kepala Dinas Sosial Kabupaten Sumba Barat, Imanuel M. Ani di posko bantuan kampung tarung.

Baca Juga :  Sejak Remaja Hingga Cawagub, Emi Tak Berubah

Analis Bencana Direktorat Perlindungan Sosial Korban Bencana Sosial, Matius Joko Santoso yang datang menyaksikan kondisi kampung tarung pasca kebakaran, Kamis (12/10/2017) mengatakan Kemensos juga mensuport dengan memberikan jaminan hidup untuk 48 KK dan 272 jiwa dengan jaminan hidup perhari sebesar Rp 10.000,- mulai dari anak kecil sampai orang dewasa. 

“Jaminan ini di berikan untuk 90 hari kedepannya. Jadi Rp 10.000,- dikali dengan 90 hari maka masing-masing jiwa mendapat 900.000,- mekanismenya sedang diurus untuk SKnya ada sehingga mempermudah dan lebih aman. Nanti uangnya akan ditransfer lewat BNI ke rekening peduli kampung tarung,” jelasnya kepada awak media, Kamis (12/10) siang di posko bantuan tarung.

Dikatakannya bahwa kampung tarung menjadi perhatian khusus Kemensos. Karena menurutnya bahwa kampung tarung merupakan sebuah kampung yang masih kental akan budayanya.

“Mudah-mudahan minggu depan dari Kemensos akan datang memberikan buku rekening secara simbolis dan mungkin masih ada bantuan-bantuan lainnya,” harapnya.

Sedangkan Bupati Sumba Barat, Agustinus Niga Dapawole mengatakan pemerintah tetap berkomitmen membantu dan melayani masyarakatnya. 

Baca Juga :  Jumlah Penduduk Miskin di NTT Meningkat

“Saat ini para korban sedang melakukan ritual adat guna meminta restu terhadap leluhur untuk dapat pindah sementara di tempat evakuasi yang disediakan. Kemungkinan hari Sabtu (14/10) para korban sudah bisa pindah dari kampung itu,” harapnya. (red)

Comments

comments