Mitra Internasional Tingkatkan Kualitas Kerjasama Melalui Rakor

0
45

KIBLATNTT.COM, KUPANG — Lembaga mitra internasional yang beraktivitas di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) melakukan Rapat koordinasi (Rakor) bersama Pemerintah Provinsi NTT. Rakor ini dilakukan dalam kegiatan mewujudkan pembangunan daerah terpadu berbasis desa dan kelurahan untuk NTT bangkit, NTT Sejahtera.

Demikian dikatakan Karo Ekonomi dan Kerjasama NTT, Leri Rupidara Selasa (29/10/2019) di Hotel Pelangi Kupang. Ia mengatakan dengan melakukan kegiatan pembangunan untuk mewujudkan masyarakat sejahtera, mandiri dan adil membangkitkan NTT sebagai salah satu gerbang dan pusat pengembangan pariwisata Nasional (RING OF BEAUTY). meningkatkan ketersediaan dan kualitas infrastruktur untuk mempercepat pembangunan meningkatkan kualitas sumber daya manusia mewujudkan reformasi birokrasi.

“Rakor. Ini merupakan suatu upaya sinergitas gerak langkah pemerintah dan lembaga mitra internasional. Sinergitas mutlak dilakukan optimalisasi yang ingin dicapai sesuai dengan tuntutan dan semangat zaman dan sesuai dengan salah satu kendala si kegiatan pembang daerah yaitu kerjasama luar negeri, “katanya.

Kami mengakui masih banyak kelemahan di dalam pelaksanaan kerjasama dengan lembaga mitra internasional. Untuk itu Rakor ini sangat membantu pemerintah NTT dalam rangka upaya mewujudkan visi dan misi pemerintah NTT yaitu “NTT bangkit Mewujudkan masyarakat sejahtera dalam bingkai NKRI “.Adapun strategis pembangunan adalah melalukan keterpaduan lintas sektor dengan penting dan percepatan kemitraan, pemberdayaan masyarakat, secara berkelanjutan dalam semua aspek pembangunan, pemerintah dan ke masyarakatan dengan meningkatkan presentasi pertumbuhan ekonomi.

“Terdapat banyak aspek yang perlu ditingkatkan kualitasnya dan membutuhkan kerjasama lintas sektoral untuk mendapatkan hasil yang optimal. Kebutuhan yang paling mendasar seperti kecukupan pangan, sandang dan papan perlu disupport dalam rangka kerjasama sektor ekonomi, kesehatan dan pendidikan ditunjang dengan sektor prasarana fisik yang diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat NTT. Masyarakat NTT membutuhkan dorongan dan motivasi untuk mandiri dalam memenuhi kebutuhan hidupnya, untuk itu Program pemberdayaan masyarakat menjadi kebutuhan penting dan bagaimana mempertahankan kelangsungan hidup di daerah yang memiliki karakteristik khusus, yaitu kering dan panas dalam jangka panjang dan musim hujan yang sangat pendek namun durasinya sangat besar sehingga di butuhkan kiat-kiat khusus sesuai kondisi geologi dan klimatologis, “katanya.

Baca Juga :  Realisasi Belanja Daerah Tahun Anggaran 2017 Sebesar 89,30 Persen

kita ketahui bersama bahwa program-program lembaga internasional mengisi ruang-ruang yang saling melengkapi dengan program pemerintah NTT untuk kehidupan yang lebih baik kedepan dan kerjasama dengan lembaga Mitra internasional sudah berjalan cukup lama dan memberi dampak positif jika masih terdapat dalam hal di sana-sini menjadi bagian kita bersama untuk memperbaiki secara bertahap dan menyeluruh

untuk mencegah terjadinya kondisi menurunnya kesejahteraan masyarakat di NTT beberapa langkah-langkah yang sudah dan akan terus dilaksanakan antara lain melakukan moratorium tambamg, melakukan moratorium pekerja migran Indonesia, pencegahan/penanganan stunting.

dengan Prioritas pembangunan daerah pengentasan kemiskinan, peningkatan pendapatan masyarakat, kelestarian lingkungan pariwisata dan industri wisata pemantapan infrastruktur jalan, air, energi dan transportasi aksesibilitas dan kualitas pendidikan serta kesehatan reformasi birokrasi untuk mewujudkan pelayanan publik yang berkualitas.

“kedatangan tugas utama memang tidak mudah tapi saya percaya dalam kebersamaan kita mampu menaiki seluruh aspek kehidupan menuju Indonesia yang Aman damai dan sejahtera baru kita bersama Sebagai penyelenggara negara dan berbagai elemen pendukung peningkatan kesejahteraan peningkatan masyarakat untuk mampu mewujudkan harapan tersebut yang di mulai dari diri kita sendiri sesuai tugas dan tanggung jawab kita masing-masing, ” ungkapnya.

Laporan panitia Lauren Seran mengatakan Berdasaskan peraturan gubernur tentang peraturan Gubernur NTT nomor 4 tahun 2011 tentang kerjasama pembangunan lembaga Mitra internasional di provinsi NTT. dan mengamanatkan jaminan koordinasi dan Sinergi pembangunan dari lembaga internasional yang merupakan mitra pembangunan. Untuk mencapai target-target pembangunan sesuai rumusan RPJMD, dibutuhkan koordinasi dan Sinergi antara program kegiatan pemerintah NTT dengan program/kegiatan mitra pembangunan lembaga internasional Biro ekonomi dan kerjasama dibentuk sesuai dengan peraturan pemerintah nomor 9 tahun 2019 tentang pembentukan dan susunan perangkat daerah NTT yang berfungsi memfasilitasi dan mengkoordinasi pelaksanaan seluruh program dan kegiatan yang berkaitan dengan kerjasama baik dalam negeri maupun luar negeri

Baca Juga :  Baru 10 Ribu ASN Terdata Sebagai Peserta BPJS

“Data lembaga Mitra internasional (LMI) tahun 2019 yang bekerja di NTT terdiri atas 27 lembaga yang terdiri atas enam lembaga bilateral dan 7 lembaga multilateral dan 14 Non Goverment Organisation (NGO) namum program dan intervensi yang dilakukan belum sepenuhnya memberikan hasil yang signifikan untuk meningkatkan indeks pembangunan manusia (IPM). Untuk itu diperlukan upaya-upaya analisa yang permasalahan mulai dari tahap perencanaan,pelaksanaan dan pengendalian program, “katanya.

Menurutnya, untuk meningkatkan sinergitas dalam rangka pencapaian target-target RPJMD NTT tahun 2019–2024 mencari solusi atas permasalahan yang berkaitan dengan intervensi program dan kegiatan strategis antara lembaga mitra dengan pemerintah NTT. Maka biro ekonomi dan kerjasama memandang perlu untuk melakukan kegiatan rapat koordinasi bersama lembaga mitra internasional sebagai mitra pembangunan yang berada di NTT.

“kunci sukses penyelenggaraan kerjasama luar negeri adalah kesamaan pemahaman dan langkah, yang melahirkan komitmen pemangku kepentingan terhadap regulasi dan pedoman operasional, dalam rangka optimalisasi peran NTT, memfasilitasi pelaksanaan kerjasama luar negeri baik di lingkungan Pemerintah NTT maupun dipemerintah kabupaten/kota se NTT maka pemerintah NTT memandang perlu untuk menyelenggarakan rapat koordinasi peningkatan dan penguatan kerja sama luar negeri menuju NTT bangkit dan NTT sejahtera, “ujarnya.

Kerja sama antara pemerintah daerah provinsi, kabupaten/kota se-NTT, kerja sama teknik termasuk bantuan kemanusiaan, kerja sama penerusan pinjaman/hibah, kerja sama pernyertaan modal, dan kerja sama lainnya sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan (undang-undang nomor 23 tahun 2014 tentang pemerintahan daerah). Kerjasama luar negeri merupakan sebuah hubungan antara lembaga dan non pemerintah yang dilaksanakan oleh Kementerian Dalam Negeri dan pemerintah daerah dimaksudkan untuk peningkatan pelayanan publik dan mempercepat pemetaan pembangunan di daerah terwujudnya kesejahteraan masyarakat.

Baca Juga :  Masyarakat Diharapkan Menjaga Kesehatan Lingkungan

“pelaksanaan kerjasama luar negeri ini Tentunya memerlukan perhatian kita bersama, agar pelaksanaan program yang di kerjasamakan dapat terkoordinasi, termonitor dan selaras dengan program pembangunan yang sedang dijalankan oleh pemerintah provinsi dan Kabupaten/kota. NTT akan memberikan informasi baik melalui sosialisasi, rapat koordinasi, seminar atau sebaliknya kepada pemerintah Kabupaten/Kota atas kebijakan-kebijakan yang terkait dengan program-program kerjasama termasuk prosedur dan mekanisme pelaksanaan kerjasama, “katanya,

Melalui Rakor ini, agar para peserta dan perwakilan Pemerintah Kabupaten/Kota dapat memberikan informasi dan data yang akurat seputar pelaksanaan program kerjasama luar negeri, baik informasi mengenai keberhasilan, hambatan-hambatan maupun tantangan yang dihadapi selama pelaksanaan kerjasama serta sejauh mana capaian kegiatan dan kesesuaian pelaksanaan program kegiatan dan rencana sebelumnya Yang mana program tercapai dengan baik informasi-informasi tersebut diperlukan sebagai bahan masukan dalam rangka optimalisasi pelaksanaan kerjasama peningkatan kinerja dalam setiap program dan kegiatannya dimana masa mendatang

“Tujuan mensinergikan program kegiatan lembaga Mitra internasional dan pemerintah NTT strategis pengembangan dan pelaksanaan yang berkualitas bagi peningkatan pembangunan yang bernama Pak positif terhadap masyarakat dan lingkungan khususnya Provinsi NTT mendesain konsep yang terkandung dalam mendukung pelaksanaan kebijakan daerah NTT tahun 2018-2023. Mendapatkan berbagai data dan informasi sebagai input dalam menyusun evaluasi dan laporan meningkatkan koordinasi antara organisasi perangkat daerah melaksanakan kerjasama bilateral maupun multilateral di lingkungan Pemerintah kabupaten/kota se-NTT.(lya)

Comments

comments