Nakes Kota Kupang Dapat Bantuan Makanan Tambahan

0
76

KIBLATNTT.COM, KUPANG — Tenaga kesehatan dan non tenaga kesehatan yang bukan ASN maupun ASN di Kota Kupang mendapat bantuan makanan tambahan dan pemerintah pusat. Bantuan yang diberikan merupakan kepedulian terhadap tenaga kesehatan dan non kesehatan di tengah suasana Pandemi Covid-19.

Bantuan ini diserahkan Anggota DPR RI, Melki Laka Lena, melalui Zeyto Ratuarat, siang tadi, Senin, (7/12/2020) sekira pukul 12.35.wita. Bantuan ini terselenggara atas kerjasama Komisi IX DPR RI dengan Kementrian Kesehatan RI dan BPBD Provinsi NTT.

Di Kota Kupang, sebanyak 14 Rumah Sakit dan 11 Puskesmas mendapatakan bantuan ini. Usai penyerahan, Melki Laka Lena melalui Zeyto Ratuarat mengatakan, program tersebut dilakukan serempak di seluruh Indonesia yang merupakan hasil kerja sama antara Komisi IX DPR RI dengan Kementrian Kesehatan RI.

“Bantuan ini serempak di seluruh Indonesia sebagai wujud memberikan dukungan dan bantuan kepada tenaga kesehatan baik yang ASN maupun non ASN. Mereka itu telah membantu penanganan kesehatan di NTT maupun juga yang khusus menangani pandemi Covid-19,” kata Zeyto.

Baca Juga :  Gubernur Minta Pengelolaan Tanah Pemprov NTT Berbasis Ekologi

Dijelaskan, rencana pembagian bantuan bahan makanan tambahan itu sudah dijadwalkan lama, namun baru bisa terealisir saat ini.

Kegiatan ini murni urusan kemanusiaan dan tidak ada kaitannya dengan agenda politik. Bahkan, bukan saja dilakukan di Kota Kupang tetapi di seluruh NTT dan Indonesia,” ujarnya.

Bantuan tambahan makanan itu, lanjut Ratuarat, juga bertujuan, agar para tenaga kesehatan itu terpenuhi kebutuhan gizinya sehingga dapat memberikan pelayanan kepada masyarakat baik dalam kaitan dengan Covid-19 maupun dalam pelayanan kesehatan lainnya.

Staf Direktorat Gizi Masyarakat pada Kementrian Kesehatan RI, Evarini Ruslina yang turut hadir mengatakan, program itu merupakan kerja sama Komisi IX dengan Kementrian Kesehatan RI dan BNPB.

“Ini berlaku di seluruh Indonesia dan hari ini di Kota Kupang. Bantuan bahan makanan yang diberikan ini merupakan 30 persen kebutuhan kalori sehari-hari bagi tenaga Kesehatan,” kata Evarina.

Kepala Rumah Sakit SK Lerik, Marsina Halek, kagum dengan perhatian yang diberikan oleh Kementrian Kesehatan dan Komisi IX DPR RI serta semua pihak yang terlibat dalam menunjang kebutuhan gizi bagi tenaga Kesehatan.

Baca Juga :  Danrem 161/Wira Sakti Tinjau Posko Gugus Tugas COVID-19

“Kita melihat dan mendengar angka kasus baik Nasional, Provinsi dan Kabupaten, trendnya terus meningkat sehingga langkah-langkah pencegahan masih terus dilakukan. Namun, secara pribadi dan mandiri kita harus memperkuat daya tahan tubuh kita,” katanya.

Dikatakan, tenaga kesehatan juga harus menjaga pola hidup yang bersih dan sehat, bahkan harus mengkonsumsi makanan yang bergizi dan seimbang disertai olahraga yang cukup dan juga membutuhkan suplemen.

“Jangan disangkut pautkan dengan politik. Niat baik dari Pak Melki Laka Lena dan pihak Kementrian Kesehatan memberikan perhatian kepada teman-teman tenaga kesehatan di lapangan supaya mempunyai daya imunitas yang tinggi dan kesehatan yang maksimal sehingga bisa mengahadpi pandemi Covid-19,” katanya. (lya)

Comments

comments