NTT mengalami Inflasi 0,23 persen

0
62

Kupang — NTT mengalami inflasi sebesar 0,23 persen, jika dibandingkan dengan Januari tahun sebelumnya, inflasi ini terbilang masih rendah, karena Januari 2018, NTT alami inflasi 0,94 persen.

Demikian dikatakan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Nusa Tenggara Timur (NTT), Maritje Pattiwaellapia saat memberikan keterangan pers kepada wartawan, Jumat, (1//2/2019).

Menurutnya inflasi 0,23 persen tersebut dipengaruhi oleh pengeluaran yang mempunyai andil cukup tinggi yakni bahan makanan sebesar 1,62 persen dibanding lainnya, seperti makanan jadi sebesar 0,45 persen, sebaliknya untuk transportasi meski harga tiket masih mahal tetapi mengalami deflasi sebesar 1,48 persen.

“semoga terkendali dan tetap terjaga. Sehingga perlu kita kawal bersama, mudah-mudahan dengan inflasi di awal tahun bisa berdampak untuk inflasi sepanjang bulan dan tahun 2019,” ujarnya.

Dijelaskannya bahwa jika dilihat dari polanya, angka inflasi ini masih bagus, dan berharap inflasi awal tahun ini menjadi indikator Indeks Harga Konsumen kedepan lebih baik.

“ada Beberapa komoditi utama yang menjadi penyumbang inflasi yakni dari bahan makanan berupa sayuran, cabe rawit, bawang merah, ikan dan rokok, sementara angkutan udara dan daging ayam ras menjadi menghambat inflasi,” ungkapnya. (lya/qi)

Baca Juga :  Pemkot Dukung Aksi Bersih-bersih Pantai dan Laut

Comments

comments