Pembangunan Rumah Makan FCB Disinyalir Melanggar Aturan

0
2430

Kupang — Anggota Komisi I DPRD Kota Kupang Adrianus Tali menilai pembangunan rumah makan Fried Chiken Brotus (FCB) yang terletak di samping Gedung BPK Perwakilan NTT, jalan W.J. Lalamentik menyalahi aturan karena tidak sesuai dengan Perda Kota Kupang nomor 12 tahun 2012 tentang Tata Ruang yang merupakan Perda revisi dari Perda Kota Kupang nomor 9 tahun 2011.

“Bangunan itu dibangun terlalu dekat dengan garis badan jalan. Seharusnya garis badan jalan sekitar 9 sampai 11 meter dari badan jalan. Ini sebuah kesalahan,” tegas Talli, Rabu (20/2/2018).

Tak hanya itu, Talli pun mempertanyakan peran dan fungsi dinas PUPR Kota Kupang serta aparat Polisi Pamong Praja sebagai penegak Perda yang terkesan membiarkan pembangunan rumah makan tersebut tetap berjalan walau menyalahi aturan.

“Bila aktifitas pembangunan itu sudah mempunyai izin maka izin itu perlu dipertanyakan,” ungkapnya.

Dia menduga jangan sampai ada “permainan” antara pihak pengusaha dengan oknum pegawai Dinas PUPR dan oknum Pol PP Kota Kupang sehingga pembangunan tersebut tidak tersentuh.

Baca Juga :  Simbolon Mulai Siapkan RPJMD Viktori-Joss

“Kita minta walikota harus tanggap serta serius menanggapi karena ini sebenarnya sebuah pembelajaran untuk masyarakat kota Kupang lainnya untuk tidak mentaati aturan,”cetusnya.

Dia juga meminta Walikota Kupang di enam bulan pertama kepemimpinannya harus tegas melihat hal itu, karena proses perizinan harus sesuai aturan. “Walikota sebagai kepala daerah harus bersikap tegas. Kalau belum ada izin harus dibongkar,” tegasnya. (Iya/qi)

Comments

comments