Pemkot Berharap Pengusaha dan Pekerja Tahu Hak dan Kewajibannya

0
106

Kupang — Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Nakertrans) Kota Kupang menggelar Sosialisasi berbagai peraturan pelaksanaan tentang ketenagakerjaan, Rabu (8/8/2018) di Hotel IMA.

Dalam sambutannya Wakil Walikota Kupang, Hermanus Man mengatakan menyadari besarnya tantangan dan permasalahan ketenagakerjaan yang berkembang saat ini maka para pengusaha dan para pekerja perlu di bekali dengan pemahaman tentang pentingnya pelaksanaan peraturan perundang undangan tentang ketenagakerjaan bagi para pekerja/buru di perusahaan.

Karena itu katanya, kegiatan hari itu merupakan suatu forum bermartabat dalam upaya menyamakan persepsi antara para pelaku usaha, pekerja dan pemerintah terhadap berbagai peraturan pelaksanaan undang-undang tentang ketenagakerjaan yang di maksud untuk menciptakan hubungan yang harmonis, dinamis, dan berkeadilan antara pengusaha dan pekerja/buru sehingga tercapainya ketenagakerjaan dan kelangsungan usaha menuju stabilitas ekonomin yang di harapkan bersama.

Dikatakannya berkaitan dengan peran dan pengusaha dalam fungsi manegerial dan pelaksanaan operational perusahaan untuk menggerakan tenaga kerja, pengusaha harus mengetahui secara baik semua peraturan pelaksanaannya guna menjamin hak-hak pekerja dan kemajuan perusahaannya.

Baca Juga :  Penerbangan Kupang, Dili Dan Darwin Ciptakan Pertumbuhan Ekonomi

“Saya berharap masing masing pihak mengetahui akan hak dan kewajiban nya secara baik dan mau melakukannya dengan penuh tanggung jawab sehingga perusahaan semakin maju dan kesejahteraan buruh/pekerja juga semakin meningkat dalam hubungan industrial yang harmonis, dinamis, dan berkeadilan, “ujarnya.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Tramsmigrasi (Nakertrans) Kota Kupang, Gosa Yohanes, mengatakan, kegiatan sosialisasi itu adalah sebagai pedoman dalam mengatur hak dan kewajiban antara pengusaha dan pekerja, sehingga dapat menghindari adanya perbedaan pendapat dalam melaksanakan hubung kerja

“Tujuannya sebagai dasar dalam meningkatkan kesejahteraan dan kenyamanan berusaha untuk meningkatkan pemahaman peraturan di bidang ketenagakerjaan sehingga tercapai hubungan industrial yang kondusif, harmonis, dan berkeadilan,” katanya.

Dijelaskannya bahwa peserta yg nengikuti kegiatan tersebut berjumlah 150 orang yang terdiri dari para pengusaha dan pekerja dalam wilayah kota kupang. (lya/qi)

Comments

comments