Pemkot Gelar Workshop Revitalisasi Koperasi

0
98

Kupang — Pemerintah kota Kupang Sekretariat daerah Bagian Ekonomi menyelenggarakan Lokakarya (workshop) revitalisasi koperasi sebagai upaya peningkatan ekonomi kerakyatan guna menghadapi era globalisasi tahun 2019.
Demikian dikatakan ketua panitia pelaksanaan Muhammad Khairil, Selasa (16/7) dalam laporan panitia di Hotel On The Rock.

Ia mengatakan, tujuan dari kegiatan ini adalah merevitalisasi koperasi melalui stakeholder terkait agar koperasi yang sudah aktif menjadi lebih aktif dan koperasi yang pasif menjadi koperasi yang aktif kembali. Revitalisasi dilakukan agar koperasi dapat menjalankan dan menyesuaikannya segala peraturan dan kewajiban organisasinya sesuai dengan undang-undang yang berlaku.

“Merevitalisasi koperasi melalui stakeholder terkait agar dengan perangkat organisasi yang masih ada dan tersedia dapat tercapai lima sehat koperasi yaitu sehat anggota, sehat organisasi, sehat usaha, sehat modal dan sehat manajemen sehingga dapat terbentuk kopey yang berkualitas. Memotivasi koperasi agar mempunyai semangat perubahan dengan melakukan pembenahan dalam tata kelola organisasi dan melakukan inovasi untuk suatu perubahan,” jelasnya.

Dirinya berharap dengan dilaksanakan lokakarya ini pihak swasta dalam hal ini koperasi dapat berperan aktif dalam mengentaskan persoalan perekonomian yang dialami masyarakat yang semakin hari semakin meningkat sehingga dapat terwujud masyarakat Kota Kupang yang sejahtera.

Baca Juga :  Pelayanan KTP di Kota Kupang Sangat Cepat

“Harapan kita dengan adanya workshop ini dapat terwujudnya kemandirian ekonomi serta berdaya saing sehingga yang menjadi salah satu misi pemerintah Kota Kupang yaitu mengembangkan perekonomian Kota Kupang yang berdaya saing dengan meningkatkan peran swasta (Kupang Makmur ) dapat tercapai,” harapnya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Kupang, Hermanus Man mengatakan selain sebagai salah satu kekuatan dan tulang punggung perekonomian. Koperasi juga memiliki peran dalam meningkatkan serapan tenaga kerja sekaligus menekan angka kemiskinan di Kota Kupang.

“Melihat dari data jumlah koperasi di Kota kupang yang berjumlah 580 koperasi yang terdiri dari 276 koperasi aktif dan 304 koperasi yang tidak aktif. Maka ini menunjukkan bahwa koperasi di Kota Kupang saat ini harus segera di benahi secara serius,” tegasnya.

Menurutnya, keberadaan koperasi saat ini mengalami tantangan yang makin sulit dimana dalam era digital semakin banyak usaha yang menawarkan banyak kemudahan dan pola bayar di tempat dan menggunakan uang elektronik sehingga dapat mengambil anggota koperasi yang akhirnya bisa meninggalkan koperasi itu sendiri. (lya)

Baca Juga :  Yasinta Malo : Berkat Bimbingan Ratu Wulla, Kehidupan Saya Sejahtera

Comments

comments