Pemkot Kupang Lakukan Rapat Fasilitasi dengan Pihak Ketiga

0
69

KIBLATNTT.COM, KUPANG — Pemerintah Kota Kupang melakukan rapat fasilitasi penyelenggaraan dengan pihak ketiga lingkup Kota Kupang, Selasa (3/12/2019). Rapat fasilitasi ini dilaksanakan sebagai bagian untuk berkolaborasi membangun Kota Kupang menuju Smart City.

Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Kupang Hermanus Man, Selasa (03/12/2019) di Hotel On The Rock. Ia mengatakan orang bilang sekarang revolusi industri. Ciri khas revolusi industri yang cepat ada berapa hal yaitu orang semua mau instan jadi serba cepat dan ini pelaku bisnis mau cepat, pemerintah cepat, masyarakat jadi nanti istilahnya LM loading terlambat. Networking bapa ibu lihat di dunia networking ini sangat berperan ada traveloka dan lain sebagainnya. Berbasis IT.

“Sekarang kita mau kota ini maju kota ini di kategorikan sebuah kota yang cerdas smart city. Tapi kualitas pelayanan di Kota ini yang hebat karena itu hari ini pemerintah Kota Kupang mengucapakan terima kasih dan kita berbicara bagaimana kita bekerja sama, kita berkolaborasi, kita bermitra,” katanya.

Menurutnya Bank Indonesia sudah melaunching tata cara berkolaborasi mendatangkan pakarnya dari seluruh dunia tentang teknik berkolaborasi.

Baca Juga :  Penguatan Posyandu Untuk Tingkatkan Kesehatan dan Kecerdasan Masyarakat

“Salah satu yang saya petik yaitu berkolaborasi harus sederajat oleh karena itu kita semua yang hadir disini satu derajat, akademia, bisnisman, komuniti, government dalam satu tahap sehingga kalau ada kolaborasi enak sebab kalau antara lebih tinggi dan lebih rendah kita berkoordinasi tapi tidak kita tidak berkoordinasi, kita berkolaborasi oleh karena itu saya ucapkan limpah terima kasih kepala biro ekonomi dan kerja sama yang sebentar memberikan gagasan baik by regulasi, aturan-aturan maupun dari akal sehat bagaimana kita menjalin kerjasama dengan berbagai pihak dalam berbagai hal,” ungkapnya.

Intinya adalah kita mau meningkatkan pelayanan publik di kota ini. Pelayanan publik itu bukan monopoli pemerintah meskipun salah satu tugas pokok pemerintahan adalah pelayanan publik yang dimana masyarakat tidak bisa buat sendiri-sendiri.

Sementara itu Kabag kerjasama Kota Kupang, Toto Hasan mengatakan pemerintahan daerah telah mengalami beberapa perubahan peraturan perundangan. Adanya perubahan tersebut tentu saja berdampak kepada penyelenggaraan pemerintah di daerah. Konsep otonomi daerah menjadi sebuah kebutuhan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Keberagaman potensi yang dimiliki daerah menuntut adanya perubahan dari pola sentralisasi menjadi desentralisasi.

Baca Juga :  Julie Laiskodat Perkuat Promosi Kain Tenun NTT

Dengan diberlakukannya Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah, maka daerah diberi kewenangan untuk mengadakan kerjasama dengan daerah lain, pihak ketiga dan pemerintah daerah atau lembaga diluar negeri yang didasarkan pada pertimbangan efesiensi dan efektifitas pelayanan public, sinergi dan saling menguntungkan. Objek yang dapat dikerjasamakan meliputi seluruh urusan yang menjadi kewenangan daerah otonom sebagaimana diatur lebih lanjut dalam Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 2018 tentang Kerja Sama Daerah.

“Untuk membangun komitmen kerja sama daerah dengan pihak ketiga maka perlu dilaksanakan rapat Fasilitasi Penyelenggaraan Kerja Sama Daerah dengan pihak ketiga Adapun Thema adalah Peningkatan Kapasitas Pelayanan Publik melalui Kerja Sama Daerah, “katanya.

Ia menjelaskan tujuan kegiatan ini untuk peningkatan kualitas koordinasi dan integrasi perencanaan kerja sama daerah lingkup Perangkat Daerah Pemerintah Kota Kupang.
Mengoptimalkan pelaksanaan Kerja Sama antar Daerah dan pemahaman terkait regulasi tentang bidang kerja sama. Menyamakan pengetahuan dan pemahaman mengenai esensi, urgensi serta mekanisme kerja sama antar daerah maupun dengan pihak ketiga serta kerja sama daerah dengan pemerintah daerah, lembaga diluar negeri. Mengoptimalkan peran dan fungsi Tim Koordinasi Kerja Sama Daerah (TKKSD) dalam penyelenggaraan Kerja Sama Daerah.

Baca Juga :  HUT ke- 73 Persit KCK Gelar Bakti Sosial

Perserta rapat Fasilitasi Penyelenggaraan Kerja Sama Antar Pemerintah Daerah dengan pihak ketiga Lingkup Kota Kupang sebanyak 70 orang yang berasal dari BUMN, BUMD, Perguruan Tinggi, LSM, Koperasi dan Perusahaan Badan Hukum lainnya.(lya)

Comments

comments