Pemkot Kupang Sosialisasikan SIOLA Kepada ASN

0
28

KIBLATNTT.COM, KUPANG — Pemerintah Kota ( Pemkot) Kupang mengadakan Sosialisasi pelaksanaan reformasi birokrasi dan sistem online layanan administrasi (SIOLA) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Setda Kota Kupang.

Kepala Bagian Organisasi Setda Kota Kupang, Hasan E. Nirwana, Kamis (7/11/2019) di Hotel Swiss Bellin Kupang mengatakan, tujuan dilaksanakan kegiatan ini untuk menciptakan birokrasi pemerintah yang profesional, dengan karakteristik, berintegrasi, berkinerja tinggi, bebas dan bersih KKN, mampu melayani publik, netral, berdedikasi dan memegang teguh nilai-nilai dasar dan kode etik aparatur negara. Untuk memberikan kemudahan bagi pengguna layanan administrasi dan konsultasi di kementerian dalam negeri.

“Peserta yang mengikuti kegiatan sosialisasi pelaksanaan Reformasi birokrasi dan SIOLA sebanyak 120 orang, terdiri dari Kepala perangkat daerah dan para lurah lingkup pemerintah Kota Kupang,” katanya.

Sementara itu Walikota Kupang Jefry Riwu Kore dalam sambutannya mengatakan, ini merupakan suatu kegiatan yang sangat penting buat kita semua kegiatan yang luar biasa yang sebenarnya kalau kita mau mendengarkan untuk mengikuti kegiatan ini secara baik dan benar

Baca Juga :  Sinergikan Lintas Sektor Dalam Upaya Pengembangan Pariwisata

“Saya tahu persis bahwa Kementerian punya niat sungguh-sungguh untuk membantu semua pemerintah daerah di kabupaten/kota untuk bagaimana mensiasati untuk meningkatkan integritas dan juga menghilangkan Tata yang ada di masing-masing bidang dan juga Pemerintah Kabupaten/Kota di manapun di Indonesia.

Menurutnya kegiatan Kegiatan seperti ini adalah kegiatan yang sangat strategis buat kita strategis buat pemerintahan Kota Kupang khususnya juga bagi Indonesia. namun sangat disayangkan.

“Kegiatan yang sangat penting ini saya lihat tidak banyak yang hadir, tidak banyak yang datang sesuai dengan undangan dan merasa bahwa ini tidak penting. Saya pikir ini langkah mundur dan kita punya catatan. Terus terang saja kalau saya lihat seperti ini saya tidak menyalahkan bapak Ibu karena yang disalahkan itu kita sendiri , pemerintah sendiri karena pemerintah yang bego,yang bodoh,” ungkapnya.

Pemerintah tidak membuatkan aturan yang jelas kalau aturan yang jelas ada, sistem ada, kontrol ada pemerintahan ada pasti bapak ibu hadir tepat waktu dan sesuai aturan harus hadir. Kalau tidak ada hukum, tidak ada panismen yang mau disalahkan siapa kalau tidak hadir seperti sekarang ini siapa yang mau disalahkan tidak ada hukumnya.
Yang salah dan bodoh kita sendiri yang bikin aturannya harusnya absensi disediakan biar bapak ibu tepat waktu dan tidak perlu takut ada mutasi segala macam.

Baca Juga :  Kadis Perindag Minta Kontraktor Pasar Radamata Bekerja Dengan Benar

“Pemerintah ini sudah dua tahun urus masalah yang begini tidak selesai-selesai karena ASN kita terus terang saja displinya kurang kalau tidak ditekan tidak ada niatnya sama sekali dan itu bukan saja di kota Kupang. Oleh pada bapak ibu yang telah hadir karena kelihatan hati yang niat sungguh-sungguh. kalau tidak mau datang juga apa hukumannya. Saya kadang-kadang berpikir kenapa harus disalahin orang-orangnya kenapa musti marah-marah mereka kita sendiri yang bodoh,” katanya.

Bikin absensi nanti potong kinerjanya potong langsung penghasilan tujuannya sudah selesai. Ini dari dulu kita bicara hanya disiplin-disiplin yang model begitu yang tidak selesai-selesai

Harusnya yang tidak hadir itu mendapat punishman, tapi sampai saat ini tidak ada catatan punishman yang jelas dari dulu kala sampai sekarang kalau kita omong keras bapak ibu kadang bilang dendam tidak saya bicara untuk semuanya.

Kegiatan ini intinya adalah bagaimana kita memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat dengan tidak mempersulit masyarakat.(lya)

Comments

comments