Rakyat Semau yang Menentukan Pilihan

0
80

KIBLATNTT.COM, OELAMASI — Terkait wacana penggabungan Pulau Semau dari Kabupaten Kupang ke Kota Kupang merupakan hak rakyat dan rakyatlah yang bisa menentukan pilihannya.

Demikian dikatakan Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Kupang, Anton Natun (4/7/2020). Ia mengatakan kekuasaan tertinggi di tangan rakyat. kalau rakyat menginginkan hal yang positif.

“Kita kemudian tidak bisa melarang bukan DPRD menyetujui. Sekarang kita kembalikan kepada rakyat karena rakyat sebagai pemegang kedaulatan tertinggi di negeri.Rakyat berkehendak seperti itu mau bagaimana, “katanya.

Menurutnya, mungkin ada pertimbangan-pertimbanvan katakanlah pelayanan pemerintahan kemudian percepatan pelayanan dan pendekatan pelayanan itu menjadi indikatornya jadi itu sebenarnya tidak salah.

“Saya prinsipnya bukan karena saya ya atau tidak, tapi sebagai anggota DPRD kita kembalikan kepada masyarakat.
Semua kedaulatan tertinggi ada di tangan rakyat bukan di tangan siapa-siapa. Saya pikir di tangan pemimpin tidak ada kekuasaan di tangan rakyat kekuasaan tertinggi ada di tangan rakyat karena keputusan rakyat adalah hukum, “ujarnya.

Ia menjelaskan, ini kembalikan kepada rakyat sebagai pemegang kedaulatan di negeri ini.

Baca Juga :  Mery Kolimon Serahkan Santunan Kematian kepada Ahli Waris Karel Bengu

“Tadi saya bilang ada perimbangan pendekatan pelayanan dan percepatan pelayanan dan percepatan pembangunan, pelayanan pembangunan untuk pelayanan kemasyarakatan itu ada indikatornya. Saya pikir kalau rakyat berkeinginan seperti itu siapa pun dia tidak bisa memalang karena mereka juga punya pengalaman-pengalaman yang tentu tidak bisa di rasakan orang lain menyangkut pendekatan pelayanan, percepatan pelayanan, percepatan pembangunan untuk pelayanan kemasyarakatan dan banyak hal karena masyarakat yang merasakan, “tegasnya.

Ia mengatakan untuk prosedurnya tentu ada mekanisme perundangan, ada aturan mainnya, ada konstitusi yang mengatur kita kembalikan kepada konstitusi.

“Kalau seluruh rakyat semau menginginkan seperti itu saya pikir sah-sah saja.Keputusan rakyat itu secara mayoritas itu bisa menjadi satu kekuatan hukum, “katanya. (lya)

Comments

comments