RPK Kembali Kampanyekan 16 Hari Tanpa Kekerasan

0
40

KIBLATNTT.COM, KUPANG — Dalam rangka momentum peringatan Hari Internasional Kekerasan Terhadap Perempuan 25 November dan Hari Hak Azasi Manusia Internasional 10 Desember.

Lembaga Rumah Perempuan Kupang (RPK) memulai Kampanye 16 Hari Anti Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak.

Demikian dikatakan Direksi Lembaga Rumah Perempuan Ny.Libby Silaeloe -Ratuarat di kantor Rumah Perempuan Kupang, Jalan Timor Raya, Desa Mata Air, Kecamatan Kupang Tengah, Rabu (25/11/2020).

Libby yang didampingi staf bidang advokasi, pendampingan dan bidang publikasi serta staf bidang lain mengatakan, Kampanye 16 Hari Anti Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak yang digelar Rumah Perempuan Kupang kali ini mengambil tema One Day, One Voice ”

“Dengan tema lokal “Bersama Bergerak dan Melawan Bersama” tentunya kegiatan ini memiliki tujuan yakni menggalang gerakan solidaritas berdasarkan kesadaran bahwa kekerasan terhadap perempuan merupakan pelanggaran HAM,” lanjut Libby. Dan juga mendorong upaya bersama untuk menjamin perlindungan yang lebih baik bagi korban kekerasan.

Selain itu juga, tambah Libby melalui kegiatan ini tujuannya mendorong keterlibatan lapisan masyarakat baik pemerintah, komunitas, kelompok milenial terhadap berbagai bentuk kekerasan terhadap perempuan.

Baca Juga :  Jokowi Minta TNI Tingkatkan Kapasitas Sebagai Penjaga Kedaulatan NKRI

“Adapun rangkaian kegiatan Kampanye 16 Hari Anti Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak yang kami lakukan diantaranya dialog radio, konsulidasi dan refleksi gerakan perempuan muda dalam rangka memperingati Hari Anti Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak tahun 2020,” kata Libby.

Selain itu, dalam rangka memperingati Hari Anti Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak tahun 2020, dilakukan diskusi dengan Anak Berhadap dengan Hukum (ABH). Dan refleksi komunitas perempuan korban kekerasan.

“Dalam kampanye ini kami juga lakukan melalui medsos dan pemasangan spanduk pada tempat strategis,” tutup Libby. (*/lya)

Comments

comments