RPK Salurkan Bantuan Makanan ke 4 Posyandu di Nefonaek

0
71

KIBLATNTT.COM, KUPANG — Empat Posyandu di Kelurahan Nefonaek dapat bantuan dari rumah Perempuan Kupang, berupa makanan tambahan bagi Ibu hamil dan Balita.

Rumah Perempuan Kupang menyalurkan bantuan makanan tambahan ke empat Puskesmas di Keluarahan Nafonaek, Kota Kupang, sore tadi, Selasa (8/12/2020) dirumah kediaman,Zeyto Ratuarat sekira pukul 15.30.wita. Bantuan itu, diharapkan dapat bermanfaat bagi Ibu hamil dan Balita dalam meningkatkan daya tahan tubuh, apalagi di tengah pandmei covid-19.

Ketua Rumah Perempuan Kupang, Libby Sinlaloe, mengatakan sejak 20 tahun berkarya, Rumah perempuan memang konsen pada masalah perempuan dan anak, terutama masalah kesehatan.

Libby mengatakan, bantuan itu dipandang perlu disalurkan mengingat angka kematian bayi cukup tinggi, termasuk di Kelurahan Nafonaek. bantuan ini, merupakan kontribusi nyata rumah perempuan dalam mendukung tumbuh kembang anak, sehingga diharapkan bisa mencegah kematian bayi.

Kami bekerja sama dengan semua pihak, dalam menyalurkan bantuan makanan tambahan untuk ibu hamil dan balita yang masih menyusui. Tujuannya untuk meningkatkan daya tahan tubuh mereka,” katanya.

Baca Juga :  Pangdam IX/Udayana Apresiasi Kinerja Parajurit Yonif Raider Jaga Perbatasan

Ia mengatakan, makanan tambahan itu sangat penting untuk kesehatan ibu dan anak, terutama anak-anan, dimana anak-anak sekarang terkadang tidak terlalu suka mengkonsumsi bubur atapun makananan lainnya,” pintanya.

Rumah perempuan saat ini” ujar Libby sedang mengupayakan berbagai langkah untuk mencegah kematian bayi dan ibu hamil, selain makanan tambahan, rumah perempuan saat ini tengah mengelolah sejumlah makanan lokal, berupa kelor untuk kemudian diolah untuk pemenuhan kebutuahan gizi anak,” paparnya.

Ketua Posyandu Lestari Kelurahan Nafonaik, Paulina Ndoen mengatakan, kader posyadu selama ini tidak menyiapkan makanan tambahan untuk bayi. Jika ada yang membutuhkan pihaknya langsung mengarahkan untuk mengambilnya di Puskesmas-Puskesmas terdekat.

Dengan bantuan itu, kata dia, dapat membantau anak-anak dan ibu hamil dalam memenuhi kebutuhan gizi, sehingga daya tahan tubuh mereka meningkat dan tidak rentan terpapar stunting atau penyakit lainnya,” tuturnya.

“Selain makanan tambahan, kata Paulina, pihaknya juga sengat kesulitan fasilitas pendukung lainnya, seperti timbangan, tempat cuci tangan dan hanssnitezer. Pihaknya selama ini menggunakan fasilitas tersebut yang sudah disediakan sebuah sekolah dasar yang kadang difungsikan sebagai tempat pelayanan posyandu.

Baca Juga :  Wali Kota Kupang Kunjungi Rumah Almarhum Pasien Positif Covid-19

Fasilitas itu, kata dia, sangat penting, sebab kader posyandu, tentu harus melengkapi diri sebelum memberikan pelayanan kepada balita dan ibu hamil, dimana diusia seperti itu rentan terpapar covid-19,” ucapnya.

“Sehignga kami perlu membekali diri dengan berabagai peralatan dan fasilitas covid-19, seperti handsanitaizer dan tempat cuci tangan,” katanya.

Namun demikian, kata dia, masalah itu sudah diatasi dengan bantuan yang diberikan anggota DPRD Kota Kupang, Zeyto Ratuarat. Mewakili Kader Posyandu, Paulaina mengucapkan terima kasih.

Dalam kesempatan yang sama, Zeyto Ratuarat juga menyalurkan bantuan tempat cuci tangan, hendsaniteizer serta sumbangan tunai Rp 1 juta untuk masing-masing empat posyandu untuk perlengkapan pakaian seragam.

Sebelumnya Zeyto Ratuarat juga telah menyalurkan ratusan masker serta pelindung wajah bagi kader posyandu, maupun bagi para orang tua, yang datang ke posyandu.

Lurah Nafonaik, Titus Rataurat mengaku, kader posyadu selama ini memang mengeluhkan hal ini, namun karena keterbatasan anggaran, pihaknya belum bisa mengatasinya.

“Beruntung ada anggota DPRD kota Kupang, Zeyto Ratuarat, yang peduli dan berinisiatif membantu kader-kader posyandu ini, tentu kami kelurahan mengucapkan terima kasih atas niat baik ini,” jelasnya.

Baca Juga :  Tambah Satu, Klaster Sukabumi jadi Sembilan

Lurah berharap, semua fasilitas itu dimanfaatkan dengan baik untuk menunjang pelayanan kepada masyarakat, terutama bayi dan ibu hamil. Ditengah pandemi ini, para keder posyandu, tentu harus melengkapi diri dengan berbagai fasilitas itu pencegahan covid-19 itu, sebelum memberikan palayanan, terutama balita, dimana usia-usia seperti itu rentan terpapar covid-19,” tutup titus. (lya)

Comments

comments