Sambut Normal Baru, DPRD Kota Kupang Lakukan Jalan Sehat Bersama

0
58

KIBLATNTT.COM, KUPANG — Dalam rangka New normal dan memasuki sidang Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kupang bersama anggota DPRD beserta sekretariat DPRD Kota Kupang melakukan jalan santai.

Demikian dikatakan Ketua DPRD Kota Kupang Yeskial Loedoe, Jumat (12/6/2020) di ruang kerjanya.

“Namanya new normal kita harus sehat bukan new normal istilahnya kita harus bebas-bebas tidak, “katanya

Menurutnya, khusus DPRD juga menunjukkan kepada masyarakat Kota Kupang bahwa harus jaga kesehatan, jaga jarak.

“Yang kita lakukan ini kegiatan sesuai protap. Jadi jaga jarak, pakai masker, cuci tangan dan lain sebagainya. Jadi kita sampaikan kepada masyarakat bahwa jalan sehat ini dalam rangka new normal, “ujarnya.

Ia menjelaskan Senin ini akan memasuki sidang II, Laporan keterangan pertanggungjawaban (LKPJ). Agendanya nanti sesuai jadwal badan musyawarah (BANMUS), pembukaan sidang lalu penetapan jadwal dan agenda selanjutnya.

“DPRD Kota harus memberikan contoh kepada masyarakat dalam situasi Covid-19 seperti ini dan memasuki tanggal 15 ini new normal maka kita harus berolahraga supaya sehat tapi juga harus jaga kesehatan lalu jaga jarak, cuci tangan dan makan makanan yang bergizi, “katanya.

Baca Juga :  Menuju Satu Data, BPS NTT Sosialisasikan Sensus Penduduk 2020

Ia meminta, Pemerinta harus tegas mensosialisasikan tentang bahaya Coronavirus ini melalui Infokom dan lain-lain.

“Kita berikan masker dan lain-lain tapi musti berikan pencerahan kepada mereka. Kadang-kadang mereka diberikan masker tapi cara pemakaian masker juga salah contohnya kalau mau bicara mereka buka masker kalau tidak bicara baru tutup masker kan lucu sebenarnya kalau bicara itu harus tutup masker biar virus jangan ke orang-orang tapi liat kita dimana-mana begitu. Itu karena kurang sosialisasi di kasih masker tapi tidak sosialisasi secara baik jadi mereka punya pikir pakai masker pakai-pakai saja.jadi harus sosialisasi manfaat pakai masker itu seperti apa juga pakai masker ini kalau kita belum cuci tangan bersih tidak sembarang-sembarang pegang, “tegasnya.

Menurutnya, jadi artinya semua harus disiplin cuci tangan harus pakai sabun bukan asal cuci tangan saja dengan sabun virus bisa hilang pakai masker juga kalau kita mau pegang harus cuci tangan atau pakai hand sanitizer karena virus ini bertahan empat jam di tangan kita. Jadi empat jam kita tidak hati-hati kalau lebih dia bisa mati sendiri.(lya)

Baca Juga :  Mahasiswa Fisip Undana Pertanyakan Keberpihakan DPRD Kota Kupang

Comments

comments