Sejak Remaja Hingga Cawagub, Emi Tak Berubah

58
485

Kupang — Ditengah kesibukan konsolidasi politik mengelilingi setiap daerah sebagai Calon Wakil Gubernur, perempuan Sederhana, Emelia Julia Nomleni yang akrap disama Ma Emi ini, selalu menyempatkan waktu untuk rileks sejenak sekedar ngopi dan santai.

Beberapa waktu yang lalu, Bersama keponakan dan kerabat dekat, Ma Emi, sempat menyambangi pondok kreatif atau rumah sasando oebelo. Kehadiran di rumah Sasando, Ma Emi dan keponakanya membawakan sejumlah lagu diiringi petikan music sasando.

Lagu yang dibawah antara lain “Flobamora Tanah Airku, kasih ibu, mana lolo banda” dan sejumlah lagu daerah maupun lagu lagu nostaligia lainnya.

Begtulah sosok seorang Emilia Nomleni, Kebiasaan yang penuh kekerabatan ini dimulai sejak Ia masih remaja hingga menjadi politisi, atau sekarang yang sebagai Calon Wakil Gubernur NTT.

Ditengah kesibukan Sebgai Cawagub, tidak membuat sang pemilik rambut putih ini meninggalkan kebiasaannya, sabtu (24/3/2018), Ma Emi, bersama para kerabat dan sahabat mudah kota kupang ngopi bareng di Muca Cafe Oebobo Kupang.

Salah satu tempat faforit saat weekend adalah Muca café, tempat berkumpulnya komunitas muda, ya,,,tempat yang lagi trend untuk nongkrong saat ini di Kota Kupang.

Berpakian santai, lepas dari hiruk pikuk politik, Ma Emi bercerita bersama para kerabat dekat, sembari rileks dan menikmati menu faforitnya yakni, kopi Bajawa dan pisang pasir khas kesukaannya.

Baca Juga :  Para Kades Diminta Sosialisasikan Visi, Misi Gubernur Terpilih

Rupanya malam itu Muca Café punya acara music special dengan menghadirkan live music sasando oleh djitron Pah, wau,,ternyata satu kursipun tidak ada yang kosong, para pengunjung yang nota bene anak muda ini terbawa emosi dengan petikan music sasando dengan lagu lagu jaman now yang disukai para milenial.

Terimakasih, mama Emi pun mengatakan bangga terhadap kreatifitas anak muda jaman sekarang yang mandiri dan selalu berinovasi ditengah perkembangan zaman yang pesat.

‘”ini sesuatu yang tidak mudah, apalagi bicara soal budaya dikalangan anak muda sekarang, ini yang dinamakan kreatifitas dan inovatif, ada kolaborasi budaya dan music kekiniaan, sentuhan budayanya tidak ditinggalkan,” ujar Nomleni, Cawagub nomor dua itu.

Ia juga memberi apresiasi kepada Manjemen Muca café dengan suguhan inovasi setiap weekend bagi anak muda jaman now, bagi Emi disetiap tiga bulan sekali ia dan keponakan serta kerabat dekat selalu mencari Suasana-suasana baru.

Bagi dia, wadah kreativitas dan inovatif seperti ini, sepatutnya diperhatikan oleh pemerintah juga, untuk bagaimana memberikan ruang dan memberdayakan anak-anak masa kini dengan bakat dan talentanya masing-masing.

“Dari tempat seperti ini, telah dibuktikan bagaimana anak-anak kita dapat berprestasi membawa harum nama NTT di tingkat nasional, khususnya dibidang seni dan music, sehingga kita patut memberi dukungan apalagi pemerintah,” ucapnya.

Baca Juga :  Pelantikan BPC GMKI, Adi Lalo : Jadilah Angin Yang Menciptakan Gelombang

Ia memberi contoh anak anak muda prestasi yang melalui jalan bemusic di café-café, misalkan Mario Klau, Andmes Kamaleng, Marion jola yang walupun harus pulang di 6 besar Indonesia idol 2018. Bagi Mama Emi merekalah contoh yang harus ditiru. Ia juga memberi contoh Pah bersaudara yakni Djitron dan Bertho yang telah mengililingi Eropa.

Secara positif, bagi perempuan Timor ini, hal seperti itu punya manfaat, bagi dirinya, mereka anak-anak muda masa kini, ini ada efek positifnya, masyarakat NTT akan bangga atas prestasi mereka yang mandiri.

“Di tempat seperti ini beberapa anak mudah telah mengharumkan nama NTT, dari tadi, saya perhatikan terdapat ruang yang begitu besar bagi mereka, ada yang hobi fotografi dan selfie juga, memang bagi sebagian orang itu hal biasa, tapi bagi saya ini potensi, ketika mereka foto dan selfi lalu dibagikan ke sosmed mereka, sejatinya anak-anak muda ini sedang turut serta membangun citra kota mereka, tidak kalah dengan kota besar lainya di indonesia,” Puji Emi.

Menanggapi kondisi tersebut, sebagai kandidat cawagub, apabila Tuhan berkenan Paket Marianus Emi terpilih, sebagai Mama, ia akan menciptakan ruang kreatif dan Inovatif bagi anak anak muda masa kini di setiap kabupaten.

Caranya dalah pemerintah propinsi dan kabupaten akan bekerja sama untuk membina dan memberdayakan anak-anak muda agar lebih berekspresi dengan bakat dibidang seni dan music, fotografi, fashion dan olahraga dalam menghadapi era digital dan bonus demografi ini.

Baca Juga :  Tjahjo : Saya Berharap Belu dan Malaka Dapat Bersaing Dengan Daerah Lain

“kita akan bangun kerja sama dengan para bupati jika Paket Marhaen terpilih, yaitu mengintegrasikan program inkobator bisnis bagian anak muda di bidang industri dan ekonomi kreatif untuk menghadapi era digital dan bonus demografi agar mereka dapat bersaing,” pintahnya.

Sehingga bagi Emi, Ia bersama Tim pakar telah menyusun beberapa program unggulan sebagai jaringan komunitas berbasis anak muda dalam mendukung dan terlibat mengawasi program mereka sampai tingkat desa selama lima tahun kedepan.

Sambil bercerita serta ngopi bareng, dengan ramah sosok rendah hati ini melayani jabat tangan dan permintaan foto bersama para pengunjung satu persatu yang seratus persennya anak-anak muda masa kini yang sudah mengenalnya walau melalui gambar atau baliho.

Mereka bangga dan senang bisa bertemu sosok seperti Emelia Nomleni secara langsung, mereka tidak membayangkan penampilan yang begitu sederhana dan bershaja ini ada ditengah-tengah mereka.

“Aduh,,, katong senang bisa ketemu dan foto dengan Ma Emi, katong sonde bayangkan bisa foto degan Ma Emi, katong sangat senang, ternyata Ma Emi orang yang sangat sederhana, katong suka sekali,” Ucap Rita mahasiwi asal Undana ini penuh gembira dalam dialek Kupang. (*Tim)

Comments

comments