September 2018, NTT Alami Deflasi 0,69 Persen

0
193

Kupang — Badan Pusat Statistik (BPS), Nusa Tenggara Timur (NTT) merilis pada September 2018, NTT mengalami deflasi sebesar 0,69 persen. Penyumbang deflasi terbesar adalah kelompok makanan.

Demikian dikatakan Kepala BPS NTT, Maritje Pattiwalapia, Senin, (1/10/2018).

Menurutnya kelompok makanan menyumbang deflasi sebesar 3,14 persen, juga di antaranya kesehatan dan transportasi ikut mengalami penurunan, sedangkan perumahaan mengalami kenaikan tertinggi sebesar 0,55 persen.

“Keadaan ini diharapkan bisa terjaga hingga tiga bulan ke depan, namun fenomena akhir tahun biasanya mengalami inflasi akibat hari raya keagamaan dan libur akhir tahun,” tambah Maritje

Dikatakanbya penurunan harga gabah serta musim panen menjadi faktor penunjang NTT mengalami deflasi, dan kondisi pengendalian harga masih tetap terjaga terhitung sejak Juli, Agustus dan September.

“Secara umum harga-harga mengalami penurunan, makanan menjadi penyumbang yang cukup tinggi dan signifikan,” kata. (lya/qi)

Comments

comments

Baca Juga :  Telkomsel Serahkan Lebih dari 700 Ekor Hewan Kurban