Si Jago Merah Hanguskan Kampung Adat Tarung  ‎

0
3528

Waikabubak — Kampung adat Tarung di Kelurahan Sobawawi, Kecamatan Loli, Kabupaten Sumba Barat di lalap si jago merah, Sabtu (7/10/2017) pukul 16.00 wita. Dari kebakaran itu, tidak ada satupun harta benda milik warga yang dapat di selamatkan. Untungnya tidak ada korban jiwa dalam kebakaran itu.‎

Terpantau bahwa proses pemadaman sedikit terkendala akibat letak kampung yang berada di perbukitan dan juga kerumunan warga yang datang menyaksikan kejadian itu.

Untuk diketahui Kampung tarung sendiri merupakan salah satu situs rumah adat yang lokasinya berada di dalam kota waikabubak dan menjadi salah satu destinasi unggulan kabupaten Sumba Barat. Selain indah, situs kampung tarung merupakan sebuah kampung keramat karena menyimpan segudang cerita masa lalu dan benda-benda yang dianggap keramat. Di perkirakan dari kejadian itu menelan kerugian sebesar milyaran rupiah.

Kepada media ini, Kapolres Sumba Barat AKBP. Muhamad Erwin yang dihubungi via telpon membenarkan kejadian tersebut. Dirinya mengatakan bahwa diduga api pertama berasal dari salah satu rumah warga yang berada di dalam kampung adat Tarung, namun kemudian berambah mengenai rumah lainnya di sekitar lokasi dengan cepat karena kondisi rumah yang rata-rata terbuat dari ilalang, dan berdinding papan dan bambu juga karena kondisi angin kencang selain letak kampung yang berada di ketinggian. 

“Sekitar pukul 16.00 wita dan menghanguskan sekitar 30 buah rumah tanpa ada korban jiwa hingga kini. Kita memang sudah tahu dari mana api itu berasal tapi sampai sekarang kami belum tahu penyebab pasti soal kebakaran itu. Yang pasti tidak ada unsur kesengajaan itu, ” katanya

Soal total kerugian yang dialami akibat kebakaran tersebut, Kapolres Erwin menegaskan hingga kini pihaknya belum mengetahui secara pasti berapa kerugian yang ada karena pihaknya masih melakukan identifikasi lebih lanjut. 

Sementara itu salah satu warga kampung tarung, Tasya yang dikonfirmasi media ini mengaku bahwa dirinya hanya mengetahui api berasal dari dapur rumah Ama Lango yang letaknya tidak jauh dari rumahnya. Namun tidak mengetahui secara pasti asal api tersebut. “Kalau rugi pasti ada tapi mau bagaimana lagi kita harus terima ini sebagai sebuah musibah semata,” katanya. ‎

Baca Juga :  Tielman : Setiap Hari Rabu, Kami Belajar Bahasa Inggris

‎Disaat yang bersamaan sesuai hasil pantauan, Bupati Sumba Barat, Bupati Sumba Tengah dan Setda Sumba Barat turun ke TKP guna melihat secara langsung kejadian yang menimpa warganya. Bupati berjanji akan memberikan bantuan kemanusiaan seperti beras, mie instan, tarpal dan air minum kemasan.

Pada, Minggu (8/10) Bupati Sumba Barat, Agustinus Niga Dapawole mengadakan rapat lengkap tanggap darurat bencana di aula rapat Rumah Jabatan Bupati SB yang di hadiri oleh Wakil Bupati SB, Marthen Ngailu Toni, Setda Drs. Umbu Dingu Dedi, Waka Polres Sumba Barat, Kompol. Johanis Nisa Pewali, dan pimpinan OPD Kabupaten SB.‎

Dalam rapat tersebut, Bupati Sumba Barat menghimbau kepada semua stakeholder agar dapat memberikan bantuan kemanusiaan kepada korban, dan secara khusus Bupati Niga meminta kepada semua pimpinan OPD membantu para korban.‎

Selain itu informasi yang dihimpun media ini bahwa saat ini, lokasi pasar lama pasar impres Waikabubak sedang di bersihkan untuk membangun tenda darurat guna menampung semua korban kebakaran. Karena letak pasar sangat mudah di jangkau dari kampung Tarung. Selain itu, kampung Tarung yang terkena musibah itu saat ini di jaga ketat oleh pihak keamanan dari TNI/Polri.(red)

Baca Juga :  Debit Air Bendungan Raknamo Sudah Mencapai 4 Juta Kubik

Comments

comments