Sinergikan Lintas Sektor Dalam Upaya Pengembangan Pariwisata

0
211

Kupang — Pemerintah Kota Kupang melalui Dinas Pariwisata menyelenggarakan Rapat Koordinasi (Rakor) antara pemerintah dan sektor pendukung kepariwisataan se-Kota Kupang, Selasa (23/7) di Hotel Naka.

Menurut Penjabat Sekda Kota Kupang, Elvianus Wairata mengatakan
penyelenggaraan kegiatan ini sebagai salah satu upaya mensinergikan lintas sektoral dalam pengembangan Pariwisata di Kota Kupang.

“Pembangunan Pariwisata Kota Kupang merupakan sebuah agenda besar, apalagi Kota Kupang sangat strategis sebagai ibukota Provinsi NTT, untuk itu sektor kepariwisataan harus benar-benar dibenahi. Sinergitas lintas sektoral dalam pengembangan pariwisata di Kota kupang memerlukan peran pemerintah dan pelaku usaha sebagai sektor pendukung untuk menciptakan pariwisata yang kondusif sesuai tema hari ini,” ujarnya.

Ia menjelaskan, kebijakan pembangunan dewasa ini diarahkan untuk mengembalikan hak-hak dasar masyarakat dengan menempatkan masyarakat sebagai pelaku utama dari berbagai pembangunan, sedangkan pemerintah berperan sebagai fasilitator dalam rangka mendukung dan memberdayakan kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan oleh masyarakat.

“Pemerintah memfasilitasi masyarakat, mendampingi, membina serta mencermati berbagai persoalan yang dihadapi seraya memberikan bantuan pembinaan serta fasilitas yang memadai dalam upaya memandirikan masyarakat,” jelasnya.

Baca Juga :  OJK Nilai Stabilitas Sektor Jasa Keuangan Stabil

Rapat koordinasi bermakna bahwa upaya-upaya pengembangan usaha jasa dibidang kepariwisataan di Kota Kupang diarahkan untuk mewujudkan Kota Kupang sebagai kota wisata yang berkualitas dan berdaya saing melalui pengembangan dan pemanfaatan potensi wisata secara maksimal dengan didukung oleh kualitas sumber daya serta tata kelola kepariwisataan yang baik, serta pembangunan pariwisata yang dikemas secara professional dan menarik sehingga memuaskan pemakai jasa pariwisata.

Pengembangan Pariwisata perlu dilakukan sebagai upaya untuk mewujudkan keterpaduan dalam penggunaan berbagai sumber daya pariwisata dan mengintegrasikan segala bentuk aspek di luar pariwisata yang berkaitan secara langsung maupun tidak langsung.

“Kota Kupang adalah kota transit, untuk itu pariwisata harus diperhatikan dan rapat ini sangat penting untuk melihat apa yang harus dipersiapkan,” tegasnya.

Sementara itu Kabid Industri Josep Leonard Kale dalam laporan panitia mengatakan peserta yang hadir berasal dari instansi pemerintah daerah, TNI/POLRI, BUMN, lembaga-lembaga pemerintah, lembaga pendidikan, serta dari sektor usaha hiburan dan jasa di Kota Kupang.

Kegiatan yang bertemakan “Membangun Pariwisata Yang Kondusif” tersebut bertujuan untuk saling memberikan masukan berupa usul dan saran serta pendapat dalam rangka membangun pariwisata yang kondusif.

Baca Juga :  BPS NTT Expose Data Pariwisata NTT

“Disamping itu pelaksanaan kegiatan rapat koordinasi diharapkan juga dapat mengembangkan dan meningkatkan usaha-usaha yang berkaitan dengan kepariwisataan. Sasaran yang ingin dicapai melalui pelaksanaan kegiatan ini adalah untuk menyatukan persepsi diantara Pemerintah dan sektor pendukung Pariwisata dalam membangun pariwisata yang kondusif demi mengembangkan dan meningkatkan usaha kepariwisataan,” katanya. (lya)

Comments

comments