Sinode GKS Maafkan Marselinus Dale

0
2222

KIBLATNTT.COM, TAMBOLAKA — Marselinus Dale telah menghadap ke Sinode Gereja Kristen Sumba (GKS) untuk melakukan klarifikasi terkait postingannya di media sisial yang kemudian menyebabkan adanya kontroversi.

Menurut Marselinus Dale, dirinya tidak menyebut secara personal siapa pendeta yang dimaksudkannya. Namun, status yang dibuatnya itu ditujukan kepada Lembaga Keagamaan yaitu Sinode Gereja Kristen Sumba (GKS).

“Saya sudah komunikasi dengan Ketua Umum Sinode GKS Pdt. Alfred Samani lewat via telepon. Dan Pdt. Alfred telah memaafkan kekeliruan saya yang disaksikan oleh Kepala Perwakilan Sinode Cabang SBD Pdt. Benyamin Kondi, S.Th dan Ketua 2 BPMS Sinode GKS Pdt. Stefanus Soan,” katanya.

Ketua 2 BPMS Sinode GKS, Pdt. Stefanus Soan kepada media ini, Kamis (6/8/2020) mengatakan Sinode Gereja Kristen Sumba telah berdiskusi membahas masalah postingan saudara Marselinus Dale di akun Facebooknya. Dalam diskusi itu, Marselinus Dale telah berbicara langsung dengan Ketua Umum Sinode GKS, Pdt. Alfred Samani.

“Sebagai Gembala Tuhan, kami sudah menggembalakan saudara Marselinus Dale atas kekeliruannya diakun FBnya beberapa waktu yang lalu. Tuhan bisa memaafkan orang berdosa lalu kenapa kita sebagai manusia biasa tidak bisa memaafkan. Kita patut menjalankan firman Tuhan,” katanya.

Baca Juga :  Dandim 1604/Kupang Laporkan Persiapan TMMD 108 Kepada Pangdam Udayana Melalui Vicon

Lebih lanjut Pdt. Stefanus Soan menjelaskan Sinode telah mengeluarkan rasa sakit hati terhadap tindakan Marsel, namun kembali di lihat ini merupakan cambuk untuk para Pendeta yang ada di Sumba.

“Ini cambuk bagi kami para pendeta agar lebih mawas diri bahwa mata jemaat lebih tajam dari kami para Pendeta. Dalam hasil klarifikasi, Marsel sudah bersedia kepada Sinode GKS lebih khususnya kepada Pimpinan Umum dan khususnya kami para Pendeta untuk membuat pernyataan permohonan maafnya. Sebagai Ketua 2 BPMS Sinode Gereja Kristen Sumba, kami juga telah menghimbau agar para Pendeta menjaga kehidupan jabatan, kehidupan pelayanan supaya jemaat menjadi contoh dan teladan sehingga apa yang kita katakan, itu juga yang kita lakukan,” imbaunya.

Berkaitan dengan adanya laporan terhadap Marselinus Dale, menurut Pdt. Stefanus Soan bahwa apa yang dilakukan oleh Marselinus Dale bukan ditujukan kepada salah satu oknum, namun mengarah kepada lembaga Sinode.

“Setelah kami berkoordinasi dengan Ketua Umum Sinode, laporan yang mengatasnamakan jemaat bukan lagi dari lembaga Sinode tetapi bersifat personal. Dan Sinode tidak pernah memerintahkan siapapun untuk malapor. Karena yang bersangkutan telah mengakui kelemahan dan kekeliruan dirinya kepada lembaga Sinode,” katanya.

Baca Juga :  Realisasi Belanja Daerah Tahun Anggaran 2017 Sebesar 89,30 Persen

Sebagai Pendeta, tambahnya, seharus memanggil Marselinus untuk berdiskusi tidak seharusnya langsung ke Kepolisian. Dalam lembaga ada aturan yang harus dijalankan. Jika laporan itu mengatasnamakan lembaga, tentu kami sebagai BPMS pasti tahu. Dan kami yang mestinya melaporkan saudara Marsel. Tetapi kalau itu personal ya silahkan berurusan secara personal dan jangan membawa nama lembaga,” jelasnya. (alf)

Comments

comments