Tambah Satu, Klaster Sukabumi jadi Sembilan

0
74

Dari hasil pemeriksaan Swab dengan metode PCR yang dilakukan RSUD Kupang, satu lagi dari klaster Sukabumi dinyatakan positif corona. Karena itu, jumlah kluster Sukabumi yang positif menjadi sembilan orang.

“Tahap awal kita lakukan pemeriksaan untuk 24 sampel swab dengan prioritas pertama bagi saudra-saudara kita dari kluster Sukabumi. Dari 8 yang positif Covid-19, hasilnya 4 negatif. 4 msh positif. Mereka masih dalam perawatan sesuai penatalaksanaan Covid-19. Tapi semua kondisinya stabil,” kata Kepala Dinas Kesehatan NTT yang juga Sekretaris 1 Gugus Tugas Covid-19 NTT, dr drg Dominikus Mere kepada wartawan, Sabtu (9/5).

Ia menjelaskan, dari klaster Sukabumi ini akan dilakukan pemeriksaan ulang karena ada yang menunjukkan tanda positif.
“Jadi khusus untuk kluster Sukabumi bertambah satu positif menjadi 9 orang. Jika nanti dari 4 yang sampel swab-nya negatif dan dilakukan pemeriksan ulang dan dua kali negatif, maka akan ada penurunan angka tadi dari 9 orang itu,” terang mantan Direktur RSUD Kupang ini.

Ia juga menjelaskan, mesin PCR real time yang ada di RSUD Kupang adalah mesin yang awalnya digunakan untuk pemeriksaan HIV/AIDS. “Mesin yang sama kita lakukan beberapa penambahan komponen dan modifikasi untuk digunakan dalam pemeriksaan Covid-19. Jadi perlu adaptasi sehingga tahap awal ini kita tidak running sesuai kekuatan maksimal 96 atau 48 sampel sekaligus,” kata Mere, yang didampingi Karo Humas dan Protokol Setda NTT Dr Jelamu Ardu Marius.

Baca Juga :  Peringati HPSN, BBKSDA, Babinsa Koramil 1604-01/Kota Bersihkan Sampah di Pantai Ketapang

Menurut dia, dalam pemeriksaan swab ini selalu kombiinasikan dalam penanganan dengan fokus pada deteksi dini. “Kita tidak mau ada transmisii lokal. Perlu disiplin dalam penggunaan masker karena masih babyak yang tidak gunakan masker di area publik. Taatilah protokol kesehatan jika tidak maka bisa terjadi transmisi lokal. JIka terjadi itu maka yang butuh energi ekstra,” katanya, mengingatkan.

Domi Mere juga membeberkan, sejak Sabtu pagi sudah dilakukan penerbangan perdana pesawat yang dicarter khusus pemprov. “Ada tiga lokus penerbangan yakni Kupang-Waingapu untuk caver seluruh daratan Sumba. Kupang-Labuan Bajo untik caver seluruh Manggarai dan Kupang-Maumere untuk mengcaver Ngada, Nagekeo, Ende, Sikka, Flotim dan Lembata.Ini untuk menghantar alat rapid test dan VTN (viral transportation medium), juga mengambil spesimen swab,” jelas Domi Mere. (*lya)

Comments

comments