Terima Kunjungan Gubernur, Camat Rinhat Minta Pemekaran Kecamatan

0
77

KIBLATNTT.COM, BETUN — Terima kunjungan kerja Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat di Desa Nanebot Kecamatan Rinhat Kabupaten Malaka, Camat Rinhat, Yulius Bria minta Gubernur NTT untuk dapat menjelaskan wilayah kecamatannya. Kunjungan Gubernur ke Desa Nanebot ini berlangsung di Danau Nanebot yang menjadi salah satu ikon pariwisata Desa Nanebot.

Camat Rinhat, Yulius Bria, minggu (15/11/2020) mengatakan Kecamatan Rinhat terdiri dari 20 desa dengan jumlah penduduknya 15.725 jiwa

Kecamatan ini desanya cukup banyak kami mohon kesediaan kiranya Gubernur bisa berkenan tolong mekarkan Kecamatan ini menjadi dua kecamatan, “katanya.

Ia menjelaskan, danau ini adalah danau yang terjadi sejak jaman dahulu kala. Dulunya ada perkampungan setelah terjadi bencana maka terjadilah Danau Nenobot.

“Berkaitan dengan danau ini saya minta kesediaan Gubernur yang pertama untuk sarana transportasi menuju wilayah ini delapan kilometer. Mudahkan kami, tolong bantu kami untuk sarana transportasi ini bisa di akomodir oleh Gubernur. Potensi wilayah ini kemiri dan peternakan sebagai besar pertanian kami mohon kesediaan Gubernur tolong kami untuk peternakan karena rielnya cukup besar dan kami pakannya juga cukup tersedia alamiah sebelum masuk pada rumput gajah yang sudah di program oleh Gubernur, “ungkapnya.

Menurutnya, untuk meningkatkan kebutuhan masyarakat dari aspek pendapat masyarakat maka kami mohon kiranya danau ini Gubernur bisa memberikan bantuan dan bisa memberikan solusi untuk kami bisa menjalankan dan meningkatkan pendapatan kami di desa.

Baca Juga :  ASN di BPP Provinsi NTT harus Miliki Sikap Optimis

Sementara itu Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) dalam sambutannya mengatakan NTT punya jalan begitu semua jadi pelan-pelan nanti kita atur kalau sudah beres kita rapikan ini.

“Pastilah nanti jalannya akan jadi baik. Saya minta supaya Camat, kelapa Desa parah tokoh disini Kapolsek, Danramil tolong jaga radius di Danau Nenobot tidak boleh ada bakar lagi. Kalau bakar-bakar seperti ini nanti danaunya akan kering abis semua. Tidak boleh bakar kita musti jaga dan tanam kembali nanti saya perintahkan dari kehutanan untuk datang bawah anakan pohon tanam yang banyak disini supaya hijau jangan bakar nanti danaunya kering. Jadi jangan bakar biar saja dia alami, “tegasnya

Menurutnya, nanti dari perikanan kita minta ikan untuk taruh ikan yang banyak disini nanti kita siapkan.

” Tadi saya sudah minta kadis PU bikin jalan setapak model seperti ini Keliling danau jadi nanti penggunjung datang bisa jalan keliling danau bisa lihat danau sambil pancing ikan. Kalau pancing ikan bayar. Jadi lepas ikan di dalam danau nanti setelah satu tahun kemudian bisa pancing nanti kepala desanya akan atur yang datang pancing harga ikannya berapa nanti kesepakatan bersama nanti. Gubernur yang suruh ikannya gratis dari Gubernur tapi waktu orang datang mau pancing bayar, “ujarnya.

Ia juga menjelaskan, nanti juga ada restoran yang bagus di danau ini. Tempatnya bagus di Timor ini jarang ada danau kecuali ada bendung yang di bangun oleh Presiden.

Baca Juga :  PMI Kota Kupang Serahkan Bantuan Kulambu dan Masker

“Karena itu hari ini saya hadir disini saya lihat langsung, tadi peternakan itu ada plt kadis peternakan nanti tolong koordinasi dengan camat apa saja yang bisa kita bantu disini nanti kita atur. Camat tadi minta banyak sekali nanti abis semua uang di propinsi nanti datang di Rinhat oleh karena itu nanti satu saya minta masyarakat jaga betul lingkungan ini dengan baik ini Tuhan sudah berikan buat kita. nanti juga tulis narasinya jangan bencana saya tidak suka itu narasi. Jangan bilang bencana bikin ini narasi nanti di tulis dan ditaruh disini narasi itu tidak boleh hilang, “tegasnya.

Setelah tulisan jadi lalu dicetak bersama-sama dengan Kadis Pariwisata baik pariwisata propinsi maupun Kabupaten bikin bentuk yang bagus disini di tempel di restoran dan segala macam dibuat disitu jadi setiap orang yang hadir disini mereka membaca bagaimana hikayat terjadinya danau ini termasuk batu yang disana.

“Saya senang hari ini ada disini jadi satu cerita ini harus selesai dan dicetak dibuat kayak prasasti terus di tempel di restoran atau rumah-rumah penduduk sehingga siapapun yang datang ceritanya tidak boleh berubah-ubah ceritanya tetap satu seperti ini. Kita harapkan danau ini akan ditata dengan benar seluruh teratai di dalam danau juga di tata dengan benar dan saya yakin nanti tahun 2025 tempat ini sudah jadi hebat luar biasa. Tahun 2025 jalan bagus, danaunya bagus banyak ikan di dalam tidak ada lagi masyarakat bakar-bakar rumput dan pohon. Kalau yang bakar-bakar kita hukum mau tidak bikin penjara satu disini mau nanti saya sumbangan sel satu Camat dan Kapolsek nanti kita sumbang yang bakar nanti masuk sel Gubernur yang buat sel disitu supaya mereka tidak boleh bakar-bakar lagi supaya kita punya pohon semua tumbuh bagus, “katanya.

Baca Juga :  Expo Alor ke-14 Akan Dimulai 28 September

kita siapkan yang baik nanti jalan setapak keliling danau ini nanti yang mau pacaran nona-nona dan nyong-nyong bisa pacaran malam-malam di danau malam juga ada lampu keliling danau, malam-malam bisa duduk ngobrol di danau makan juga disitu mama-mama bisa jual jagung muda, jual kelapa muda semua akan jualan disini.

“Jadi kita kasih rapi tempat ini baik di rancang nanti setelah pulang dari sini saya panggil untuk mereka mendisain tahun 2025 tempat ini sudah luar biasa, “ungkapnya.

ia juga mengatakan, pemekaran kecamatan sedang di proses oleh camat nanti kalau sudah masuk di meja saya maka saya akan lanjutkan ke menteri dalam negeri untuk membuat kecamatan Rinhat menjadi dua kecamatan. (lya)

Comments

comments