TNI Bersihkan Lokasi Pasar Inpres Dan Bangun Rumah Darurat Bagi Korban Kebakaran

42
4158

Waikabubak — Aparat TNI Kodim 1613/SB bahu membahu bekerja keras membersihkan lokasi sekitar pasar Inpres Waikabubak dan membangun rumah-rumah darurat untuk menampung para korban kebakaran Kampung Tarung. 

Kasdim 1613/SB, Mayor Inf. Kasim mengatakan saat ini anggota Kodim dikerahkan untuk membersihkan lokasi pasar inpres Waikabubak. Tak hanya itu, mereka pun akan bahu membahu membangun sejumlah rumah darurat untuk penampungan sementara para korban kebakaran Kampung Tarung. 

“Kita berharap secepatnya rumah-rumah darurat ini terbangun agar para korban bisa menggunakannya sebagai tempat tinggal sementara. apalagi saat ini hujan sudah mulai turun, kasihan mereka. Kita akan bekerja keras dan berusaha semampu kita untuk membantu para korban,” ungkapnya. 

Tak hanya itu, katanya, Kodim Sumba Barat juga telah menyalurkan sejumlah bantuan berupa pakaian layak pakai, mie instan, beras dan sayur mayur. Dia berharap bantuan tersebut dapat bermanfaat bagi para korban. ‎‎

Informasi yang dihimpun media ini, bahwa korban kebakaran yang rumahnya hangus, terdapat 28 buah rumah berpenghuni, sementara dua rumah lainnya yang di jadikan tempat berdoa. ‎

Baca Juga :  Pemkot Kerjasama Investor Bangun Kota Kupang

Total rumah yang terbakar sejumlah 30 buah dan 3 buah rumah lainnya dengan sigap oleh pemilik rumah membongkar atap ilalangnya guna menghindari api yang merambah di Kampung Tarung, sedangkan satu lainnya di kampung Weetabar juga di bongkar atapanya oleh pemiliknya.‎

Selain itu, bantuan dari berbagai pihak terus mengalir kepada korban kebakaran. Untuk sementara, total bantuan beras sebanyak 1.765 kilogram, mie instan, air minum kemasan, telur, jeruk, dan kelambu sebanyak 50 lembar. Bantuan-bantuan itu berasal dari berbagai instansi, perorangan, gereja, Polres Sumba Barat, Dinas Kesehatan, pengusaha, dan Kodim 1613/SB.

Menurut Kadis Sosial Kabupaten Sumba Barat, Imanuel M. Ani bahwa tanggap darurat telah di mulai oleh Bupati Sumba Barat dari awal kejadian hingga batas waktu selama 14 hari. “Tanggap darurat sudah di mulai Bupati dari tanggal 7 selama 14 hari kedepannya,” katanya.

Selain itu, Imanuel menuturkan bahwa para korban saat ini masih berada di kampung, dan saat ini juga semua pihak yang secara suka relawan sedang membantu TNI/Polri membangun kamar masing-masing untuk 48 kk korban kebakaran di lokasi pasar inpres Waikabubak. (red)‎

Baca Juga :  Gubernur Minta Masyarakat Tenang dan Menahan Diri

Comments

comments