Wajib Pajak di KPP Pratama Kupang Lebih Memilih Layanan Online

0
60

KIBLATNTT.COM, KUPANG  — Sejak dibukanya kembali layanan tatap muka sejak hari Senin 15 Juni 2020, layanan KPP Pratama Kupang tetap didominasi layanan online. Dengan tetap menerapkan protokol kesehatan dan reservasi antrean sebanyak 70% wajib pajak masih memilih layanan online dibanding tatap muka. Total wajib pajak yang terlayani sejak layanan tatap muka adalah 24.454 wajib pajak, sementara 17.109 di antaranya adalah layanan online.

Kepala KPP Pratama Kupang, Moch. Luqman Hakim mengaku sangat senang wajib pajak bisa terlayani dengan baik melalui layanan non-tatap muka. “Tentunya kami sangat senang, banyak sekali wajib pajak yang menggunakan layanan live chat whatsapp ketimbang tatap muka, bahkan hingga sampai saat ini yang sudah menjadi kebiasaan baru yang baik,” ujar Luqman.

Semenjak merambahnya wabah virus COVID-19 yang mengakibatkan penutupan layanan tatap muka, KPP Pratama Kupang menyediakan layanan non-tatap muka seperti live chat whatsapp dan email. Layanan online tersebut sudah berjalan selama setengah tahun dan menjadi layanan yang diminati wajib pajak saat ini.

Baca Juga :  Wali Kota Kupang Serahkan Mobil Ambulans ke Dua Puskesmas

Kepala Seksi Pelayanan, Esra Junius Ginting menyatakan bahwa momentum tersebut merupakan kemajuan besar. “Dapat kita lihat, era perpajakan di negara maju semuanya mengarah secara online dan elektronik, ini adalah momentum besar bagi KPP Pratama Kupang untuk mewujudkan hal tersebut,” tuturnya.

Selain itu ia juga menambahkan bahwa wajib pajak KPP Pratama Kupang juga sudah sangat maju dalam penggunaan layanan perpajakan secara online atau elektronik. “Kami sangat salut dengan wajib pajak KPP Pratama Kupang, dengan merenggangnya isu corona kami kira bakal membludakkan antrean di kantor lagi, ternyata tidak,” tambahnya.

KPP Pratama Kupang tetap mengedepankan pelayanan kepada wajib pajak secara online melalui layanan live chat atau Pesan Tertulis via WhatsApp yang selama tutup layanan sudah sangat banyak dikunjungi Wajib Pajak dan mendapatkan apresiasi mengingat dapat dilakukan di rumah saja. Jika Wajib Pajak tidak familiar dengan aplikasi WhatsApp maka dapat juga dilakukan melalui email maupun pos/jasa ekspedisi lainnya.

Kepala Seksi Pelayanan KPP Pratama Kupang, Esra Junius Ginting menyatakan bahwa KPP Pratama Kupang mendorong wajib pajak untuk tetap menggunakan layanan online. “Kami tetap mengimbau wajib pajak untuk dapat memaksimalkan layanan non-tatap muka seperti live chat whatsapp, email kantor maupun pos/jasa ekspedisi, yang sudah berjalan seperti biasanya,” tutur Esra.

Baca Juga :  JCI Kupang NTT Donasikan Sembako Kepada Anak Yatim-Piatu

Luqman juga mengimbau bagi wajib pajak untuk menggunakan layanan online karena lebih mudah. “Bagi wajib pajak yang belum menggunakan layanan online, silakan langsung saja chat atau email, kami akan sangat terbuka,” imbuhnya.

KPP Pratama Kupang mendukung pencegahan penyebaran COVID-19 agar masyarakat dapat menjalankan kewajiban perpajakannya tetapi tetap menjaga kesehatan diri masing-masing. Dengan semangat gotong-royong bersama, penyebaran virus COVID-19 ini dapat di tekan. Pajak Kuat Indonesia Maju. (*/lya)

Comments

comments