Wajib Pajak Masih Lebih Memilih Layanan Online

0
156

KIBLATNTT.COM, KUPANG — Setelah tiga minggu membuka layanan tatap muka, 81,44% wajib pajak KPP Pratama Kupang ternyata masih memilih layanan online dari pada tatap muka. Dari 4.377 wajib pajak yang melakukan kewajiban perpajakan ke KPP Pratama Kupang, sebanyak 3.565 wajib pajak lebih memilih pelayanan secara online.

Sementara itu pengguna layanan tatap muka dengan reservasi antrean online hanya sebesar 18,55% atau 812 wajib pajak saja dalam kurun waktu tiga minggu sejak dibuka kembali layanan tatap muka di KPP Pratama Kupang.

Dengan kata lain, bisa disimpulkan bahwa kecenderungan wajib pajak KPP Pratama Kupang dalam menjalankan kewajiban perpajakan jauh lebih memilih online dibanding dengan tatap muka. Layanan tatap muka KPP Pratama Kupang mulai dibuka pada 15 Juni 2020 yang lalu.

Kepala KPP Pratama Kupang, Moch. Luqman Hakim, mengaku sangat terkesan dengan semangat wajib pajak menuju digitalisasi pelayanan perpajakan. “Saya sangat terkesan, wajib pajak KPP Pratama Kupang lebih banyak memilih layanan online dibanding tatap muka, ini menunjukkan semangat menuju digitalisasi pelayanan perpajakan,” ujar Luqman.

Luqman menambahkan bahwa sejak dibuka layanan tatap muka, wajib pajak yang menggunakan fasilitas layanan online meningkat sekitar 70% tiap hari dibanding dengan masa ditutup sementara layanan tatap muka. “Peningkatan ini merupakan impact dari edukasi dan publikasi masif dan terintegrasi terkait pelayanan online dan inovasi layanan yang dilakukan oleh KPP Pratama Kupang dalam sebulan terakhir,” ujar Luqman.

Baca Juga :  Albert Riwu Kore Pimpin INI wilayah NTT

Wajib pajak KPP Pratama Kupang mengaku sangat terbantu dengan layanan online perpajakan. Layanan online menjadi pilihan pertama untuk menjalankan kewajiban perpajakan.

Seperti kata salah satu wajib pajak KPP Pratama Kupang, Emilya Fransiska Goma yang mengaku mendapatkan informasi dan solusi dalam permasalahan yang dihadapi. “Pelayanan dari kantor pajak kupang sangat baik dalam memberikan informasi dan solusi bagi kami sehingga permasalahan yang kami hadapi dapat teratasi dengan baik, cepat dan tepat,” ujar Emilya.

Demikian juga dengan wajib pajak lainnya, Ronald, dalam testimoninya yang menyatakan layanan online lebih efektif. “Pelayanan online seperti ini jauh lebih efektif dan cepat dari pada pelayanan di kantor. Sebaiknya dipertahankan saja pelayanan online seperti ini. Kalau datang ke kantor bisa memakan waktu 1-2 jam, melalui online bisa hanya beberapa menit saja,” ujar Ronald.

Esra Junius Ginting, Kepala Seksi Pelayanan KPP Pratama Kupang menyatakan pelayanan kepada wajib pajak akan semakin dipermudah dengan layanan online ini. “Masa pandemi ini adalah momentum untuk mempermudah pelayanan pajak dengan mengedepankan teknologi. Dengan layanan online, wajib pajak tidak perlu datang ke kantor dan antre lama namun bisa tetap terlayani jauh lebih cepat,” tutur Esra.

Baca Juga :  Lawan Covid-19, dr. Herman Minta Masyarakat jangan Ciptakan Klaster Kupang

Esra menambahkan bahwa KPP Pratama Kupang tetap mengedepankan pelayanan kepada wajib pajak secara online melalui layanan live chat atau Pesan Tertulis via WhatsApp yang selama tutup layanan sudah sangat banyak dikunjungi Wajib Pajak dan mendapatkan banyak apresiasi mengingat dapat dilakukan dari mana saja. Jika Wajib Pajak tidak familiar dengan aplikasi WhatsApp maka dapat juga dilakukan melalui email maupun pos/jasa ekspedisi lainnya.

Layanan tatap muka tetap disediakan Direktorat Jenderal Pajak untuk pelayanan yang belum atau tidak dapat dilakukan secara elektronik. Namun, pelayanan tatap muka dijalankan tetap dengan prosedur protokol kesehatan sehubungan dengan pencegahan penyebaran COVID-19.

Esra menjelaskan bahwa bagi wajib pajak yang tidak familiar akan layanan online, boleh datang ke KPP Pratama Kupang dengan melakukan reservasi jadwal layanan terlebih dahulu. “Wajib pajak yang akan menggunakan layanan tatap muka juga dapat langsung membooking antrean melalui situs instabio.cc/pajakkupang, telepon atau langsung di pengarah layanan. Sehingga wajib pajak tinggal datang sesuai jam booking dan tidak perlu antre lama di kantor,” imbuh Esra.

Kepala Seksi Pelayanan KPP Pratama Kupang, Esra Junius Ginting menyatakan bahwa KPP Pratama Kupang mendorong wajib pajak untuk tetap menggunakan layanan online. “Kami tetap mengimbau wajib pajak untuk dapat memaksimalkan layanan non-tatap muka seperti live chat WhatsApp, email kantor maupun pos/jasa ekspedisi, yang sudah berjalan seperti biasanya,” tutur Esra.

Baca Juga :  Tim Gabungan Jemput Pasutri Positif Covid-19

Luqman Hakim memberikan apresiasi kepada wajib pajak atas antusiasme dalam menjalankan kewajiban perpajakannya. “Kami sangat mengapresiasi wajib pajak KPP Pratama Kupang, dimana dalam keadaan sulit seperti sekarang, wajib pajak tetap menjalankan kewajiban perpajakannya dengan baik,” tutur Luqman.

Luqman juga mengimbau bagi wajib pajak untuk menggunakan layanan online karena lebih mudah. “Bagi wajib pajak yang belum menggunakan layanan online, silakan langsung saja chat atau email, kami akan sangat terbuka dan membantu para wajib pajak dalam melakukan kewajiban perpajakannya,” imbuhnya.

Luqman Hakim menambahkan bahwa KPP Pratama Kupang mengedepankan pelayanan berbasis stakeholders atau taxpayers oriented. “Kami akan terus berupaya agar wajib pajak dapat melakukan kewajiban perpajakannya semakin mudah dan murah dengan adanya intervensi teknologi,” tambah Luqman.

Selain itu dengan pelayanan online, wajib pajak dan petugas KPP Pratama Kupang turut serta dalam pencegahan penyebaran COVID-19. Pajak Kuat Indonesia Maju.(*/lya)

Comments

comments