Wakil Wali Kota Kupang Serahkan Standing Wastafel ke Gereja

0
16

Wakil Walikota Kupang, selaku Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Kupang, dr. Hermanus Man menyerahkan 2 standing wastafel sumbangan dari Pegadaian Syariah Cabang Kupang pada Selasa pagi (23/6) di GMIT Kota Baru dan Gereja Katholik St. Petrus Rasul Tuak Daun Merah.

Wakil Wali Kota Kupang didampingi Wakil Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota, Ny. Elisabeth Lies Rengka. Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Unsur Pimpinan Pegadaian Syariah, Ibu Sarifatom RS.

Wakil Wali Kota, dr. Hermanus Man, dalam kesempatannya menyampaikan bahwa kali ini 2 gereja dari 2 agama yang menerima bantuan tersebut, untuk gereja atau rumah ibadah lainnya akan ada donasi-donasi dari pihak lainnya, “pada kesempatan lain, donasi-donasi lainnya akan diserahkan pada rumah ibadah yang belum menerima bantuan sejenis,” jelasnya.

Wakil Wali Kota mengatakan bahwa Pemerintah Kota Kupang terus menjalin kerjasama dengan semua pihak terkait untuk memastikan masyarakat aman dari penularan Covid-19, khususnya ketika menjalankan ibadah.

Di akhir sambutannya, Wakil Wali Kota selaku Ketua PMI Kota Kupang berharap agar masyarakat dapat memanfaatkan fasilitas cuci tangan standing wastafel dengan baik sebelum mengikut kebaktian di gereja. Ia menilai, standing wastafel merupakan sarana yang diperlukan masyarakat dalam menjalankan protokol kesehatan di era normal yang baru. Oleh karena itu, beliau menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi atas inisiatif baik dari Pegadaian Syariah maupun pihak-pihak lainnya yang telah menyumbangkan fasilitas-fasilitas yang diperlukan masyarakat sebagai bentuk partisipasi dalam upaya percepatan penanganan Covid-19.

Baca Juga :  Antisipasi Penyebaran Covid-19, Kantor BI Perwakilan NTT Disemprot Disinfektan

Ibu Sarifatom RS selaku pimpinan Pegadaian Syariah Cabang Kupang dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa, pemberian dua buah standing wastafel merupakan bentuk kepedulian dari pegadaian Syariah cabang Kupang yang searah dengan program Pemerintah Kota Kupang dalam upaya penanganan Covid-19.

Ia menilai fasilitas cuci tangan standing wastafel sangat cocok ditempatkan pada fasilitas keagamaan seperti gereja untuk mendukung umat dalam menjalankan ibadah, “sebagai sesama umat beragama, sudah sepatutnya kita terpanggil untuk saling membantu satu dengan yang lain, terutama dalam memasuki era normal baru di masa pandemi ini,” ujarnya. Lanjutnya, Sarifatom berharap bantuan yang diserahkan dapat bermanfaat dan berguna bagi masyarakat Kota Kupang dalam mencegah penularan Covid-19.

Pastor Paroki Gereja St. Petrus Rasul TDM, RD. Leonardus Enos Dau dalam kesempatannya menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kota Kupang, Pegadaian Syariah Cabang Kupang dan PMI Kota Kupang atas bantuan fasilitas cuci tangan ini, “kami benar-benar merasa terbantu dengan adanya fasilitas ini,” ucapnya.

Menurut Romo Enos, demikian sapaan akrabnya, Gereja mengapresiasi donasi tersebut, yang mengindikasikan ada perhatian Pemerintah terhadap keberlangsungan umat. Beliau mengajak agar semua pihak terpanggil untuk berbagi dengan sesama khususnya ditengah pandemi, “dalam situasi Covid ini kita mendapatkan kesempatan untuk berbagi dengan sesama,” ujarnya.

Baca Juga :  Kebutuhan Air Bersih Masih Menjadi Masalah Serius

Romo Enos mengungkapkan bahwa saat ini Paroki St. Petrus Rasul juga tengah melakukan kegiatan berbagai kasih, “kami menghimpun bantuan dari rumah ke rumah untuk bisa disalurkan kepada umat yang membutuhkan. Dan atas perhatian pihak Pemkot, Pegadaian Syariah dan PMI melalui donasi fasilitas cuci tangan ini, atas nama lembaga dan umat St. Petrus Rasul, saya menyampaikan terima kasih. Semoga apa yang sudah diberikan bermanfaat sekaligus menjadi berkah bagi kita sekalian,” ungkapnya. (*/lya)

Comments

comments