Wali Kota Himbau Masyarakat Waspadai Cuaca Ekstrim

0
126

KIBLATNTT.COM, KUPANG — Wali Kota Kupang, Dr. Jeffrey Riwu Kore menghimbau kepada masayarakat Kota Kupang untuk mewaspadai meningkatnya curah hujan yang dapat disertai angin kencang maupun petir dalam beberapa hari terakhir. Ekstrimnya cuaca di Kota Kupang ini diprediksi BMKG masih akan berlangsung hingga beberapa hari ke depan.

Himbauan ini disampaikan Wali Kota Kupang menyikapi update informasi yang dikeluarkan BMKG terhadap waspada potensi cuaca ekstrim sepekan ke depan di Indonesia termasuk NTT dan Kota Kupang yang dipicu oleh adanya fenomena atmosfer skala regional hingga lokal, yaitu aktifnya Monsun Asia yang menyebabkan terjadinya peningkatan pasokan massa udara basah, terbentuknya pola konvergensi dan terjadinya perlambatan kecepatan angin di beberapa wilayah, suhu permukaan laut di sekitar wilayah perairan yang cukup hangat sehingga menambah pasokan uap air cukup tinggi untuk mendukung pembentukan awan hujan, serta diperkuat dengan adanya fenomena gelombang atmosfer (Equatorial Rossby Wave dan Kelvin Wave) yang signifikan di sekitar wilayah Indonesia.

Berdasarkan kondisi tersebut, BMKG memprakirakan dalam sepekan ke depan potensi cuaca ekstrim, curaj hujam dengan intemsitas lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang, yang khusus untuk wilayah NTT diprakirakan BMKG akan berlangsung hingga tanggal 7 Januari 2020 memdatang.

Baca Juga :  Kasus DBD Di Kota Kupang Belum Darurat

Berdasarkan prakiraan BMKG tersebut, masyarakat dihimbau untuk mewaspadainya secara dini. Sedangkan kepada instansi pemerintah terkait, Wali Kota memerintahkan agar segera berkoordinasi dan membentuk tim siaga yang siap tanggap terhadap segala situasi 24 jam setiap harinya, hingga masa prakiraan cuaca ekstrim ini dinyatakan selesai oleh BMKG.

“Instansi-instansi teknis terkait seperti Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Dinas Pemadam Kebakaran, Satuan Polisi Pamong Praja, Dinas Sosial, Dinas Lingkungan Hidup dan kebersihan, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Dinas Kesehatan serta RSUD S. K. Lerik agar saling berkoordinasi antar instansi dan mengaktifkan posko siaga/tanggap darurat bencana untuk bersiaga penuh 1 x 24 jam dalam respon tanggap darurat bencana,” tegasnya.

Kepada instansi-instansi teknis terkait, Wali Kota juga meengaskan agar memastikan bantuan tanggap darurat bencana telah dipersiapkan secara baik dan memadai, pelayanan dititikberatkan pada pendekatan kemanusiaan dan pelayanan kasih.

Wali Kota juga menginstruksikan kepada jajaran Pemerintah Kecamatan, Kelurahan dan menghimbau Ketua LPM, RW dan RT masing-masing untuk melaksanakan kegiatan gotong royong kebersihan lingkungan bersama warga terutama untuk membersihkan drainase dan selokan agar tidak tersumbat dan menyebabkan genangan air/banjir.(*)

Baca Juga :  Muhammadiyah Rayakan Milad ke-108 Secara Virtual

Comments

comments