Wali Kota Kupang Tandatangani Perjanjian Integritas dengan Pimpinan OPD Lingkup Kota Kupang

0
150

Penandatanganan perjanjian kinerja antar Wali kota Kupang dengan kepala perangkat daerah lingkup Pemerintah Kota Kupang dan penandatanganan MOU transaksi non tunai antara pemerintah Kota Kupang dan Bank NTT

Demikian dikatakan Wali Kota Kupang, Jefry Riwu Kore, Senin (17/02/2020) di Hotel Swiss Bellin. Ia mengatakan hari kita ada disini dalam satu acara penting tanda tangan perjanjian kerja dan kesepakatan bersama transaksi non tunai dengan Bank NTT dua kegiatan ini sangat strategis buat kita.

“Saya ingin mengulangi lagi apa uang disampaikan Kepala bagian organisasi mengenai apa yang menjadi esensi kita dalam MOU kita atau dalam penandatanganan perjanjian kerja,.”katanya.

Menurutnya, perjanjian kerja ini adalah bagian penting dari esensi kita dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik di kota Kupang.

“Saya kira perjanjian kerja selama ini sudah ada dan sudah di atur sekian rupa. Namum dalam tahun ini kita sedikit merevisi atau juga merubah sedikit komponen-komponen dalam perjanjian kinerja dengan memasukkan beberapa indikator-indikator penting untuk kita kerjakan bersama karena kalau indikator ini tidak dilaksanakan maka walaupun ada aturan undang-undang mau ditaruh dua tahun baru kita boleh pindah kita punya kekuatan hukum untuk memindahkan seseorang, “ujarnya.

Baca Juga :  Penjabat Sekda Kota Kupang Buka Workshop Optimalisasi Kelembagaan di Lingkungan BUMD

Ia mengatakan tapi niat utamanya adalah bagaimana kita meningkatkan pelayanan publik kita, meningkatkan laporan dan meningkatkan apa yang menjadi tujuan dari pemerintah Kota Kupang.

“Ada catatan penting yang ingin saya garis bawahi pertama ada target yang kita tetapkan bersama target ini harus di laksanakan dan harus di capai. Sampai ada perjanjian kerja target itu kadang-kadang di lewati saja target yang kita kasih sekarang adalah target yang sedikit lebih faktual lebih nyata. Misalnya saja kita punya target sampai dengan bulan Maret yang akan datang semua anggaran yang di terima dari pemerintah pusat berupa DAK itu sudah di lelang begitu ini target kita. Kalau dulu perjanjian kerja kita menyatakan yang lebih jelas begitu kemudian target-target lain yang lebih jelas, “tegasnya.

Menurutnya tujuan ini adalah untuk memacu kita bekerja sungguh-sungguh, bekerja dengan luar biasa berdasarkan target yang sudah kita tetapkan bersama karena tanpa ini nanti kita tidak akan bisa kita boleh di luar bekerja dengan baik mungkin juga penampilan kota lebih baik, penampilan infrastruktur bagus.Indikator itu yang akan menjadi pemicu anda untuk bekerja. Bapa ibu akan di ukur berdasarkan kinerja yang ada dalam perjanjian kerja itu jadi tujuannya agar memicu bapa ibu untuk bekerja dengan target yang lebih aktual itulah sebabnya kita ada disini untuk bersama-sama meningkatkan kinerja kita.

Baca Juga :  Wali Kota Kupang Resmikan Tiga RTHRKA

Kita tidak bisa menutup mata bahwa selama ini memang kinerja kita kadang-kadang buruk karena ada aturan bagaimanapun kita tidak mungkin dipindahkan, bagaimanapun kita tidak mungkin dimutasi karena ada aturan harus dua tahun baru bisa pindah

Sementara itu Kepala bagian organisasi Hasan Nirwana mengatakan
Peraturan presiden no 29 tahun 2014 tentang sistim akuntabilitas kinerja istansi pemerintah (SAKIP). Peraturan menteri pemberdayaan aparatur Negara dan reformasi birokrasi no 53 tahun 2014 tentang petunjuk teknis perjanjian kinerja, laporan kinerja dan tata kerja riviu atas laporan kinerja instansi pemerintah.

“Tujuannya sebagai wujud nyata komitmen antara penerima dan pemerintah mengamanahkan dalam hal ini wali Kota Kupang untuk meningkatkan integritas, akuntabilitas, transparansi dan kinerja aparatur. Menciptakan tolak ukur kinerja sebahu dasar evaluasi kinerja aparatur. Sebagai dasar penilaian keberhasilan atau kegagalan pencapaian sasaran organisasi dan sebagai dasar pemberian penghargaan dan sangsi. Sebagai dasar pemberian amanah untuk melakukan Monitoring evaluasi dan supervisi atas perkembangan atau kemajuan kinerja penerima amanah. Sebagai dasar dalam penetapan sasaran kinerja pegawa, “katanyai.

Baca Juga :  Ribuan Massa Akan Hadiri Deklarasi Paket TRP-Hegi

Ia menjelaskan peserta yang mengikuti kegiatan ini berjumlah 150 orang terdiri dari kepala perangkat daerah dan para undangan lainnya. (Lya)

Comments

comments