Wali Kota Kupang Tetapkan Johanis Oetemoesoe Jadi Direktur PDAM

0
92

KIBLATNTT.COM, KUPANG — Wali Kota Kupang, Dr. Jeffrey Riwu Kore menetapkan Johanes Silvester Otemoeso sebagai Direktur Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Lontar Bening yang baru. Otemoesoe menyisihkan dua kandidat lainnya, TrisTalahatu dan Erasmus Djogo.

Demikian dikatakan Wali Kota Kupang Jefri Riwu Kore, Kamis (19/12/2019) saat pers gathering di Resto Celebes Kupang.ia mengatakan dari tiga kandidat Johanes Silvester Otemoesoe yang dipilih untuk menduduki kursi Direktur Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Lontar Bening yang baru,

“John Ottemoesoe merupakan mantan Direktur PDAM Tirta Lontar Kabupaten Kupang, “katanya.

Plt. Sekretaris Daerah Kota Kupang Elvianus Wairata menyampaikan pelantikan Direktur PDAM dilaksanakan usai libur Natal dan Tahun Baru.

“Nanti saya akan agendakan waktunya beliau. Paling tidak mungkin setelah masuk, karena pelantikan belum bisa dilaksanakan saat libur,” katanya.

Menurutnya direktur yang baru harus memecahkan persoalan air bersih yang dihadapi Kota Kupang saat ini. Termasuk harus menyukseskan master plan pembangunan infrastruktur air bersih saat ini. Perlu menjalankan tugas perusahaan dengan terkoordinasi dan mampu menghadirkan tambahan pengelolaan sumber air baku yang ada.

Baca Juga :  TPPO Adalah Masalah Kompleks Beragam Modus

“Itu tanggung jawab dia yang cukup besar, dan bisa mencukupi seluruh kebutuhan ini. Karena Wali Kota Kupang selalu tegas, anda sebagai Direktur tentu orientasinya adalah pelayanan. Tentu pelayanan itu menjadi utama, bagaimana bisa menciptakan sumber-sumber air, dan bagaimana bisa mengelola secara baik untuk bisa memenuhi kecukupan air bagi masyarakat. Itu tantangan buat dia yang harus dia bisa jawab,” tegasnya.

Ia juga mengatakan Pemkot memberikan kesempatan bagi John, apabila ingin melakukan rehab dalam sistem di PDAM, harus mengacu pada Peraturan daerah yang ada. Pasalnya PDAM Kota Kupang memiliki satu direktur saja karena sambungan rumah (SR) belum mencapai 30.000. Inilah tantangan yang dihadapi direktur baru.

“Kalau dia bisa meningkatkan sampai target itu maka sudah harus ada tiga direktur yang akan membantu. Nah itu dia sudah harus, sebuah kota dengan SR hanya 12.000 kurang dari 20.000, saya tantang dia apakah bisa melakukan perluasan menjadi 30.000 supaya wibawa bisa menjadi naik, “ungkapnya.(lya)

Comments

comments