Wujudkan Pilkada Damai, Masyarakat Sabu Diimbau Jaga Kantimbas

0
36

KIBLATNTT.COM, SEBA — Sejumlah tokoh di Kecamatan Haumehara Kabupaten Sabu Raijua menyampaian imbauan kepada masyarakat Sabu Raijua untuk menjaga ketertiban masyarakat dan menciptakan suasana damai dalam gawe pilkada Kabupaten Sabu Raijua tahun 2020.

Tokoh masyarakat Haumehara, Welem Gale Benggu, sebagaimana rilis yang diterima media, minggu, (18/10/2020) nyampaikan, ajang pilkada tidak luput dari isu-isu provokasi yang berpotensi menimbulkan perpecahan ditengah masyarakat. Oleh karena itu, dirinya mengimbau agar masyarakat tidak termakan isu provokatif jelang Pilkada Kabupaten Sabu Raijua, 9 Desember 2020 mendatang.

Sementara itu, tokoh agama, Dominggus Manggi, menyampaikan bahwa sejumlah informasi sesat atau hoaks berkembang pesat ditengah masyarakat. Hoaks itu disebarkan di berbagai media sosial dan menjadi perbincangan masyarakat luas.

Bahayanya, hoaks ini kemudian dipercaya oleh masyarakat dan berujung kesesatan pengetahuan. Oleh karena itu, dirinya mengimbau masyarakat untuk secara bijak mengkonsumsi dan membagi informasi yang disebarkan diberbagai platfom media sosial.

Lukas Labu, tokoh pemuda Haumehara, mengajak pemuda-pemudi, generasi muda Sabu Raijua untuk menjadi ujung tombak pilkada damai. Anak muda harus menjadi motor penggerakan perubahan demokrasi ke arah yang beradab sesuai dengan nilai-nilai kearifan lokal yang diwariskan leluhur Sabu Raijua.

Baca Juga :  Gubernur NTT Resmikan Kas Titipan BI di Labuan Bajo

“Jangan sampai kepentingan pilkada menghancurkan kebersamaan, kerukunan, kekerabatan masyarakat yang turun menurun sudah diwariskan para pendahulu,” katanya.

Tokoh Adat Haumehara, Soleman Neta, juga mengajak masyarakat untuk tetap menjaga situasi keamanan dalam proses pilkada. Apalagi saat ini, Pandemi Covid-19 masih melanda tanah air.

Dirinya mengajak segenap masyarakat Sabu Raijua untuk mematuhi norma hukum yang berlaku dan besinergi dengan aparat keamanan (Polri) agar proses pemilihan kepala daerah di sabu raijua bisa berjalan dengan aman, damai, bebas dari profokasi dan informasi sesat (hoaks), serta tetap terjamin kesehatan segenap masyarakat sabu raijua.

Himbauan juga sebelumnya disampaikan Ketua MUI NTT Abdul Kadir Makarim, agar masing-masing pasangan calon dan pendukungnya untuk tetap menjaga keamanan dan ketertiban saat pemilu berlangsung.

“Karena hanya dalam keadaaan amanlah kita bisa memilih pemimpin kita secara baik, untuk masa depan pembangunan NTT umumnya dan masing-masing kabupaten penyelangara pada khususnnya” sebutnya.

Makarim juga meminta masyarakat menggunakan hak pilih dengan sebaiknya-baikanya berdasarkan hati nurani terhadap pasangan calon yang berlaga didalam penyelangaraan pilkada itu.

Baca Juga :  Cenderung Menurun, Gubernur NTT Minta Warga jangan Cemas

Juga kepada pasangan calon, agar juga selalu memberikan pembelajaran politik yang baik kepada masyarakat. Politik yang sopan dan santun sesuai budaya NTT, santun dan beradab. Serta jauhi sifat-sifat adu domba apalagi mengarah kepada fitnah antar sesama pasangan calon.

“Apapun perbedaan kita, persatuan dan kesatuan antara sesama kita harus tetap dijaga, dan pasangan calon juga harus berjiwa besar menerima setiap hasil pemilu nantinya,” katanya.

Abdul Kadir juga Menghimbau kepada masyarakat agar selalu memperhatikan protokol kesehataan. Selalu mencuci tangan, menjaga jarak dan memakai masker, baik bagi pasangan calon maupun masyarakat umum, sehingga bisa mencegah penularannya, apalagi penyelangaraan pilkada selalu melibatkan masyarakat banyak.

“Pilkada tahun ini kan berlangsung ditengah pandemi covid-19. Sehingga saya harapkan aturan-aturan menyangkut covid-19 dapat diikuti dengan baik. Sehingga jangan sampai terjadi penularan-penularan, karena ini akan sangat berbahaya. Jangan sampai pilkda ini menciptakan kluster baru di NTT,” katanya.

Jika semua palson dan masyarakat secara patuh mengikuti protokol penanganan covid-19 maka penyelenggaraan pilkada berjalan aman dan tertib dan tidak menciptakan masalah baru. Artinya, pilkada berjalan baik dan mendapatkan pemimpin yang lahir dari pemilihan itu, juga semua dalam keadaan sehat, tidak tertular covid-19. (*/lya)

Baca Juga :  Demokrat Partai Ke Delapan MDT Mendaftar‎ ‎

Comments

comments