Dandim 1604/Kupang Promosikan Potensi Pariwisata Semau

0
159

Komandan Kodim 1604/Kupang mengajak Kepala Perwakilan Bank Indonesia NTT , Danlantamal VII Kupang berserta Kepala Dinas Pariwisata NTT untuk melihat potensi wisata di Pulau Semau yaitu di Pantai Hlaen Ana dan Bukit dan Pantai Liman.

Komandan Kodim 1604/Kupang Kolonel Arh I Made Kusuma Dyana Graha Sabtu (09/02/2020) di Semau. Ia mengatakan
NTT bangkit, NTT maju kita coba membantu pemerintah daerah di bidang pariwisata kebetulan Pulau Semau ini adalah salah satu wilayah dari Kodim 1604/ Kupang.

“Sehingga pas saya kesini waktu pertama kali saya melihat aset yang ada disini sangat luar biasa bila kita kembangkan untuk pariwisata, “katanya

Menurutnya, karena itu dari pihak Kodim 1604/Kupang mencoba mencari terobosan-terobosan kemudian kita koordinasi, komunikasi dengan Bank Indonesia (BI) yang kebetulan punya dana-dana CSR yang bisa dimanfaatkan untuk kegiatan-kegiatan yang menunjang kepariwisataan oleh karena itu kita Komunikasi dan ternyata mendapat atensi yang positif dari kepala perwakilan BI NTT sehingga kita luangkan waktu kita minta kepada beliau untuk meluangkan waktu bersama-sama meninjau melaksanakan assessment atau peninjauan daerah yang kita tunjukan kira-kira apa dana CSR yang bisa nanti diberikan kepada masyarakat yang ada di semau ini.

“Dalam rangka meningkatkan kesejahteraan melalui pariwisata dan yang menjadi dasar pemikiran saya selaku komandan Kodim 1604/ Kupang. mengapa saya hari ini mengajak rekan-rekan wartawan ke Semau.

Dengan harapan wartawan inikan sebagai corongnya Pemerintah juga yang membantu untuk kegiatan pemerintah sosialisasi kepada masyarakat oleh karena itu kita ajak Kepala BI semoga wartawan sudah merekam apa yang sudah disampaikan oleh kepala BI mudah-mudahan menjadi satu komitmen bagi kepala BI untuk segera bisa merealisasikan apa yang kira-kira bisa dibantu untuk dunia pariwisata, “ungkapnya.

Baca Juga :  Raja dan Permaisuri Termanu Ajak Majelis Adat Nusantara Nikmati Keindahan Pulau Rote

Ia menjelaakan potensi yang paling menonjol di Pulau semau untuk sementara alamnya sangat bagus namun demikian masih tetap banyak yang perlu kita tingkatkan atau perlu kita perbaiki yang pertama sarana prasarana yang kedua tentunya dari masyarakat makanya kita sudah bentuk melalui kelompok sadar wisata itu salah satu upaya kita tapi ini baru tahap pembentukan jadi masih harus kita segera sosialisasikan, kita adakan pelatihan-pelatihan bagaimana untuk meninggalkan sumber daya manusia (SDM) masyarakat supaya bisa menerima tamu asing nanti yang datang ke Semau karena itu salah satu daya tarik tersendiri bagi masyarakat atau wisata yang datang dari luar Semau.

“,Begitu melihat keramahan hospitality nya masyarakat di sini tentunya ini sangat menarik kemudian saya kira disini juga punya adat Helong saya pernah di terima disini dengan adat suku Helong saya kira itu salah satu adat yang bisa kita jadikan daya tarik dunia pariwisata. Salah satu dari daya tarik wisata itu aman dan nyaman tentunya dengan kita sudah datang sendiri kesini tentunya sebuah komitmen khusus bagi saya kita ajak juga DanLantamal VII Kupang itu juga salah satu upaya kita memperteguh memperkuat dimana kita menjaga keamanan disini nanti juga kita ajak Kapolres melalui pemerintah Kabupaten Kupang apa bila rencana ini sudah bisa berjalan nanti kita ajak, “tegasnya.

Kepala Kantor Perwakilan BI NTT
Nyoman Ariawan Atmaja mengatakan ini sangat luar biasa baik dari sini pantainya maupun pendukungnya seperti ada bukit dan juga vegetasi disini sangat luar bisa sebagai wisata alam dan pantai .

“Ada beberapa hal yang perlu kita tingkatkan yang pertama dari sisi SDM karena SDM ini nanti jadi modal utama di dalam pengembangan pariwisata. Kemudian infrastruktur bagaimana tadi jalan, air karena kalau ada tamu tentunya harus semua infrastruktur ini mendukung kemudian sisi budaya tradisi di sini yang perlu dikembangkan sehingga mendukung pariwisata atau desa wisatanya kemudian industri kreatif nya karena orang kesini tentunya pasti pingin mendapatkan sesuatu yang
original dari daerah Liman industri kreatif yang bisa di kembangkan disini terutama adalah misalnya tenun ini juga bisa di kembangkan karena disini daerah pantai bisa di kembangkan bagaimana souvernir-souvenir itu berasal dari daerah pantai jadi beberapa hal ini yang perlu kita kembangkan.Kemudian yang terakhir dan sangat penting yaitu mengubah habiet kita seluruh masyarakat kita bahwa kebersihan itu adalah hal yang penting, “ungkapnya.

Baca Juga :  Gubernur NTT Buka Festival Mulut Seribu

Menurutnya, membersihkan sampah harus di mulai dari sekarang didik dari TK, SD dan semua masyarakat bahwa pariwisata itu harus di dukung oleh higienis dan sampah tidak boleh ada.

“Saya kira itu yang perlu di kembangkan untuk menjadi desa wisata di daerah Liman ini. Kami dari BI sangat mendukung pengembangan pariwisata NTT khususnya daerah Liman karena ini menjadi pertumbuhan tersendiri sektor yang tumbuh sendiri untuk percepatan pertumbuhan ekonomi NTT kami dari BI sudah mengerjakan beberapa hal di daerah NTT ini terutama adalah di daerah Sumba, Flores kami membangun bangunan tradisionalnya rumah adatnya disampingi itu juga kami membangun rumah tenun atau tempat tenunnya dan juga mengembangkan kelompok tenunnya sebagai industri kreatif, “jelasnya.

Ini juga bisa dicontoh oleh di daerah ini atau semau untuk mengembangkan pariwisata tentu kita bisa me support di daerah-daerah tersebut nanti berdasarkan hasil Koordinas dan juga sinergi dengan dinas Pariwisata NTT

“Saya kedua kali ke Semau tapi yang pertama hanya Sampai ke tempat peresmian kantor cabang
Bank NTT dan tidak melihat pantai karena jauh dan ternyata sangat jauh
Jadi kesan saya jauhnya bukan karena sekedar jarak tetapi karena infrastrukturnya yang belum mendukung jadi saya kaget juga ini infrastrukturnya belum mendukung pariwisata tapi Pemerintah pasti punya komitmen tahun ini semua infrastruktur akan diselesaikan itu yang pertama dan kedua alamnya sangat indah dan juga SDM nya sangat ramah tinggal bagaimana mengemasnya menjadi suatu pariwisata yang unggul di desa, “ungkapnya

Baca Juga :  Masyarakat Adat dan Pemerintah Saling Membutuhkan

Danlantamal VII Kupang, Laksamana I Gusti Kompiang Aribawa mengatakan dari aspek kami TNI dalam hal ini TNI AD, TNI AL akan bersama-sama tentunya dengan masyarakat untuk fokus menjaga stabilitas keamanan baik di darat maupun dilaut terkait nanti pengembangan pariwisata yang akan di bangun di desa liman atau desa Naikean khususnya kalau angkatan Laut dalam hal ini mengamankan aspek laut saya sangat fokus pelanggaran penangkapan ikan.

“Penangkapan ikan dengan bahan peledak yaitu dengan bom ikan, potasium ini yang kita fokuskan untuk kita amankan karena tindakan-tindakan seperti itu sangat merusakan dari biota laut dan keindahan wisata bawah air yang dimiliki sangat potensial oleh perairan yang ada di pantai Liman khususnya dan pada umumnya di NTT semua pantai-pantai di NTT ini memiliki potensi wisata bawah laut yang sangat indah dan potensial sehingga ini yang harus kita jaga supaya tetap lestari dan indah sebagai daya tarik yang lebih dari pada tempat-tempat wisata yang lain itu yang akan saya laksanakan,”tegasnya.

Ia menjelaskan disampingi itu juga kita akan membantu setiap upaya-upaya untuk kerja sama bergotong royong dengan masyarakat untuk mempercepatnya pelaksanaan pembangunan daerah wisata yang ada disini. (Lya)

Comments

comments