Andre Garu ‎Ajak Masyarakat NTT Buka Posko Perjuangan ‎

0
5112

Kupang — Dalam Rapimnas Partai Hanura di Bali. Tanggal 4-6 Agustus 2017 kemarin, Ketum Partai Hanura menginstruksikan kepada seluruh kader potensial untuk mencalonkan diri menjadi kepala daerah di semua tingkatan, mulai dari Provinsi hingga Kabupaten/Kota. ‎

Karenanya untuk menjalankan amanah Partai, Maka ketua DPP Partai Hanura, Andre Garu memutuskan untuk maju sebagai bakal calon Gubernur NTT tahun 2018 mendatang. 

“Setelah ditugaskan partai, saya memutuskan maju menjadi calon Gubernur NTT. Dan hari ini saya ada disini di Kupang untuk mendaftar,” ujar Senator asal NTT itu. 

Dikatakannya, dirinya tidak punya modal dana yang besar untuk maju menjadi calon gubernur, karena itu dia ingin mengajak semua komponen masyarakat NTT untuk bersama-sama membuka posko sukarela guna membantu perjuangan tersebut. 

“Ini perjuangan kita bersama dalam membangun NTT. Karenanya, jika ingin perubahan, maka saya meminta mari kita sama-sama bergerak menentukan masa depan NTT dengan membuka posko sukarela disemua wilayah NTT dengan mengumpulkan sumbangan mulai dari Rp 100 hingga berapa saja,” ajaknya. ‎

Baca Juga :  Cerita Mama Emi, Perempuan NTT Pertama Pimpin Kawasan Industri

Anggota Dewan Pembina Laskar Muda Hanura itu mengaku jika Rakyat mendukung dan Tuhan berkehendak dan dia terpilih sebagai Gubernur maka langkah yang diambil adalah mengevaluasi semua program pembangunan di NTT. 

Mulai dari evaluasi terhadap pembangunan pasar-pasar yang dinilainya selama ini salah sasaran, pembangunan irigasi dan sawah yang dibuat dimana-mana tetapi tidak ada air begitu pula terhadap pembangunan embung dan waduk. 

Selain itu, dia juga akan mengevaluasi pembangunan dermaga dan pelabuhan laut yang mana setelah dibangun tidak ada kapal atau perahu yang berlabuh. Badan Latihan Kerja (BLK) pun akan dievaluasi, pasalnya selama ini banyak BLK yang tidak menghasilkan sumber daya manusia yang handal. 

Andre juga berjanji akan memperbanyak beasiswa untuk siswa/i berprestasi terutama anak-anak orang tak mampu, dan akan mengalokasikan dana desa sebesar Rp 500 juta per desa sekalian insentif untuk kepala desa dan semua aparat desa. 

Dan dia juga akan mengundang sebanyak mungkin investor untuk membantu investasi di NTT dalam rangka menciptakan lapangan kerja dan pemberdayaan warga NTT. Bahkan Andre berjanji untuk mendekatkan pelayanan, dirinya akan berusaha untuk melakukan vigrx plus pemekaran Provinsi menjadi Provinsi Flores dan Provinsi Sumba. Serta sejumlah Kabupaten seperti Kabupaten Manggarai Barat Daya dan Manggarai Utara. Serta ‎yang terakhir memperbaiki penghasilan PNS dengan menaikan Tunjangan Kinerja Daerah (TKD). (red)

Baca Juga :  DPW PKB NTT Gelar Musyawarah Kerja Wilayah

Comments

comments