Banyak Parpol di SBD Terancam Tak Ikut Pemilu ‎

0
1302

Tambolaka —- Sejumlah Partai Politik di Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD) masih belum nampak akan adanya gerakan untuk melakukan pendaftaran keikutsertaan dalam pemilu 2019. Pasalnya hari ini (16/10) KPU menutup jadwal penerimaan berkas-berkas dari DPD dan DPC parpol yang ada di SBD. Dengan demikian dapat di pastikan, banyak parpol yang terancam tidak lolos untuk mengikuti perhelatan pemilihan umum mendatang.

KPUD hanya melakukan Pendaftaran verifikasi dan penetapan parpol sebagai peserta pemilu 2018 mendatang. Sedangkan untuk pendaftaran parpol di lakukan oleh KPU pusat. KPUD hanya sebatas menerima berkas dari DPD Atau DPC parpol yang ada di SBD. Demikian dikatakan Ketua KPUD Kabupeten SBD, Mikael Bulu di ruang kerjanya, Senin (16/10/2017) siang.

“DPP pusat yang melakukan pendaftaran di KPU pusat, kalau DPD atau DPC hanya menyerahkan berkas sebagai pemenuhan syarat untuk lolos verifikasi,” ungkapnya.

Sampai dengan saat ini, katanya baru dua partai yang dinyatakan berkasnya sudah di terima yakni Partai Perindo dan Partai Nasdem. Sedangkan beberapa partai lain yang juga telah berpartisipasi memasukkan berkas seperti PAN, Partai Beringin Karya, Golkar, Gerindra juga berkasnya di kembalikan untuk di perbaiki sampai dengan pukul 24.00 wita nanti.

Baca Juga :  Cerita Mama Emi, Perempuan NTT Pertama Pimpin Kawasan Industri

“Kami kembalikan karena belum lengkap seperti KTA dan KTP. Ini biasanya yang sering di temukan. Kalau KTA itu harus berurutan dari awal sesuai dengan nama yang terdapat di KTP. Kalau lolos tidaknya itu bukan kami yang menentukan, kami hanya membuat pernyataan nama-nama partai yang belum memasukkan berkasnya di pusat,” katanya.

Dikatakannya masih ada parpol yang belum datang dan hanya sekedar konsultasi seperti partai PPP, PSI, PBB, PKB, PDIP, Hanura, Garuda, dan PKPI. Menurutnya bahwa sampai dengan jadwal penutupan yang di tentukan, sesuai dengan tugas dan kewenangan, KPUD akan melaporkan ke tingkat pusat sambil menunggu keputusan lebih lanjut lagi dari pusat. (red)‎

Comments

comments