Bupati Dan Sejumlah Pejabat Terlihat Di Kampanye Paket Lentera

575
5245

Ba’a — Walau sudah ada larangan terkait kehadiran ASN menggunakan atribut dan fasilitas negara (plat merah) di lokasi kampanye pasangan calon bupati dan wakil bupati dalam pesta pilkada serentak tahun 2018, sayangnya larangan tersebut justru tak diindahkan oleh sejumlah oknum pejabat di Kabupaten Rote Ndao.

Kejadian tersebut terjadi saat pasangan calon bupati dan wakil bupati Paulina Haning Bulu dan Stef Saek atau paket Lentera melakukan kampanye dialogis di wilayah Lobalaian, Selasa (27/2/2018).

Dalam video yang beredar di medsos, tampak Bupati Leonard Haning datang ke lokasi kampanye dan masuk lalu menyalami warga yang hadir. Ironisnya, bupati tak datang sendiri, namun ditemani sejumlah pejabat yang memakai pakaian dinas lengkap yakni Camat Lobalain, Jems Therik dan Kadis PU dominggus Modok. Dan kuat dugaan mereka datang menggunakan mobil plat merah.

Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Kabupaten Rote Ndao Pdt. Adry Lay saat di Konfirmasi, Rabu (28/2/2018) membenarkan hal tersebut.

Foto-foto IST. Bupati Leonard Haning tampak memasuki lokasi kampanye

Adri Lay mengaku memang sudah ada laporan terupdate di sertai dengan bukti rekaman maupun foto dari Panwas Kecamatan Lobalain Kepada Panwas Kabupaten terkait kehadiran Bupati Rote Ndao Leonard Haning dan beberapa ASN termasuk Camat Lobalain Jems Therik maupun Kadis PU Kabupaten Rote Ndao Domingus Modok.

Baca Juga :  Don Wangge : Kami Sudah Pernah Berbuat

“sudah ada laporan masuk dan sesuai jadwal maka hari ini kami akan melakukan Klarifikasi bersama Panwas Kecamatan Lobalain, PPL dan selanjutnya akan diadakan Rapat bersama Gakumdu,” ungkapnya.

Ditegasknnya bahwa Panwas bertindak sesuai unsur dan berdasarkan aturan, tidak tebang pilih dan jika terbukti maka akan di tindak dan selajutnya jika memenuhi unsur maka langsung di serahkan kepada pihak Polres Rote Ndao.

Ditambahkannya ada beberapa temuan maupun laporan dari masyarakat yang sudah di tindak lanjuti bahkan saat ini ada yang sudah diserahkan ke pihak Polres Rote Ndao. Salah satunya Kasus penjabat Kades Netenain dan juga Laporan Kades Holoama yang sementara sudah dilakukan pemeriksaan dan juga ada beberapa oknum ASN.

“yang jelas kami menjalankan tugas dan fungsi sesuai aturan yang ada. kami tidak tebang pilih siapapun jika sudah jelas jelas menyalahi aturan maka akan ditindak tegas,”tandasnya. (ALEN/qi)

Comments

comments