Dua TPS Di Desa Hoha Wungo C1-KWK Pilgub NTT Tak Bersegel

16
2369

Tambolaka — Rapat pleno rekapitulasi perhitungan C1-KWK di Kecamatan Kodi Utara mlditemukan sejumlah kejanggalan di TPS 2 dan TPS 4 Desa Hoha Wungo. Dimana, C1-KWK yang terdapat di dalam kotak suara Pilgub NTT tidak tersegel dalam amplop.

Menurut saksi Cagub/Cawagub nomor urut 4 dan Cabup/Cawabup nomor urut 1, Ratu Wulla Talu bahwa tidak tersegelnya C1-KWK menjadi pertanyaan besar bagi KPPS dan Panwascam di dua TPS itu.

“Kenapa tidak di segel. Ini telah mengkhianati dokumen negara. Persoalan ini juga harus di selesaikan oleh Panwascam karena Panwascam hadir mengawasi jalannya pemilu,” tegas Ratu Talu.

Menurut Ratu Wulla Talu tidak tersegelnya kotak suara maupun C1-KWK di dalam kotak suara telah melanggar peraturan PKPU nomor 9 tahun 2018 dan tatib yang ada.

“Ketua KPPS bersama anggotanya saja tidak ada, ini bisa masuk ranah hukum dan dapat di pidanakan. Ada apa dengan Ketua KPPS TPS 2 Desa Hoha Wungo yang tidak hadir, Panwas pun sebagai pengawas pemilu tidak bertanggungjawab dengan persoalan ini,” imbuhnya.

Baca Juga :  Temu Team Relawan, MLL : Mari Kita Berpolitik Rasional

Ratu Wulla menuntut agar kebenaran terungkap jelas. Dikatakannya bahwa bukan persoalan hasil akhir perhitungan suara calon, namun hal-hal intrik harus di perhatikan sehingga terwujudnya demokrasi yang jujur dan adil.

Sementara Ketua Panwascam Fransiskus Leha dan Ketua PPK Pelipus Piro Madu berkesimpulan agar TPS 2 Desa Hoha Wungo di pending.

“Kita pending dulu untuk TPS 2 sambil kami berkoordinasi dengan Panwas Kabupaten dan Bawaslu Provinsi,” kata Fransiskus Leha.

Sementara untuk TPS 4 Desa Hoha Wungo C1-KWK yang tidak dalam amplop merupakan kesalahan manusiawi karena KPPS juga mungkin kecapaian.

“Soal TPS 4, saya rasa itu kesalahan manusiawi, mungkin KPPS kecapaian bekerja dari pagi sehingga tidak terkontrol,” dalilnya. (alf/qi)

Comments

comments