Hujan Tak Mampu Cairkan Militansi Pendukung MDT-GTD

732
4894

Tambolaka — Walau sudah malam dibarengi hujan, simpatisan dan pendukung paket calon bupati Markus Dairo Talu dan Gerson Tanggu Dendo tidak beranjak dari tenda darurat tempat kampanye paket MDT-GTD di Desa Dede Pada Kecamatan Wewewa Timur, Rabu (14/3/2018).

Ratusan masyarakat antusias mendengar pemaparan visi, misi serta program kerja cabup Markus Dairo Talu.

Markus Dairo Talu (MDT) dalam orasi politiknya mengatakan kini masyarakat tinggal menilai sendiri apa yang telah diperbuatnya selama tiga tahun memimpin Kabupaten SBD. Ada begitu banyak hal yang telah di perbuatnya dan telah dirasakan oleh masyarakat.

“Masyarakat tinggal menilai dan melihat sendiri. Apakah masyarakat tidak merasakan listrik, air, jalan, rumah sakit, alsintan gratis, pendidikan. Dan masih banyak lagi, bapak dan mama nilai sendiri saja. Tiga tahun saja sudah nampak, dan masih ada sisa waktu dua tahun,” ungkapnya.

Selama tiga tahun, dirinya telah melakukan berbagai terobosan pembangunan yang tidak mampu dibuat oleh Bupati sebelumnya. Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dan pembagian alat pertanian gratis merupakan dua hal yang masih menjadi keunggulan utama MDT.

Baca Juga :  MDT : Saya Menangis, Kenapa Mobil Saya Dilempari

“Saya berharap kedepannya RSUD ini akan menjadi rumah sakit rujukan. Kita akan buat semegahnya agar berbeda dengan Kabupaten lain. Dulu Alsintan bayar dulu baru dapat, tetapi kenapa MDT bisa kasih gratis, jawabannya karena saya melayani dengan tulus dan iklas,” katanya.

Kesempatan itu, MDT menepis isu yang dimainkan oleh beberapa pihak yang mengatakan dirinya korupsi dan telah di tahan oleh KPK. Namun, dia mengaku tetap akan menghadapinya dengan tabah tanpa ada dendam.

“Ada yang bilang di masyarakat kalau saya sudah ditahan KPK. Mereka tidak mampu bersaing dengan MDT jadi mainkan isu. Mulai dari demo ijasah palsu, bilang saya sudah di tangkap KPK. Padahal nanti mereka yang pakai rompi. Tadi lagi saya dapat informasi kalau ada beberapa oknum yang ke Kupang mau demo lagi menyangkut ijasah, biarkan saja sampai mereka puas,” katanya sembari tertawa riang.

Dikatakannya, bahwa hanya orang yang mempunyai kepentingan pribadi yang buta, tidak melihat pembangunan di SBD. Tetapi akar rumput telah melihat dan merasakan hasil kerja selama tiga tahun.

Baca Juga :  KPUD Rote Ndao Nyatakan PKS Lolos Verifikasi Faktual

Salah satu tokoh masyarakat, Rewa Engge mengajak masyarakat yang hadir agar tidak terprovokasi oleh isu yang dimainkan oleh oknum tidak bertanggungjawab. Menurutnya, pemilih yang baik adalah pemilih yang mampu berdiri sendiri tanpa termakan oleh hasutan yang menyesatkan.

“Paslon yang bertarung ini adalah putra terbaik SBD, jadi tim sukses jangan kacaukan demokrasi ini dengan politik hitam. Hanya karena kepentingan pribadi, rakyat yang menjadi korbannya. Mari kita pilih pemimpin yang merakyat, peduli rakyatnya, yang telah memberikan bukti nyata bukan hanya janji,” imbaunya. (red/qi)

Comments

comments