Jelang Pilgub NTT, Jumlah DPS Terus Bertambah

700
6663

Kupang — Jelang Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Nusa Tenggara Timur 27 Juni 2018 mendatang, jumlah Daftar Pemilih Sementara (DPS) terus bertambah.

Berdasarkan jumlah DPS yang telah ditetapkan KPU NTT pada 24 Maret 2018, jumlah pemilih sementara sebanyak 3.059.704 pemilih. Tetapi setelah diadakan pleno rekapitulasi data pemilih sementara pada 27 Maret 2018, jumlah pemilih sementara tersebut mengalami penambahan menjadi 3.079.903 sehingga ada penambahan sekitar 20 ribu lebih pemilih.

“Penambahan jumlah DPS itu terjadi akibat tiga kabupaten yang melakukan kesalahan menginput data jumlah pemilih, yakni kabupaten Belu, Alor dan Timor Tengah Selatan,” kata Ketua KPU Provinsi NTT, Maryanti Luturmas Adoe dalam konfrensi pers, Kamis (29/3/2018) di Kupang.

Untuk kabupaten Belu katanya, jumlah DPS sebelumnya yakni 109.057 orang dan bertambah menjadi 125.129 orang. Sedangkan Kabupaten Alor dari 132.626 pemilih menjadi 133.093 pemilih pada saat rekapitulasi. Hal itu disebabkan karena operator lupa menginput angka di salah satu desa padahal nama-nama pemilih sudah diinput tetapi jumlah rekapitulasi yang terlewatkan sehingga KPU Alor membuat berita acara perbaikan DPS. Sementara Kabupaten TTS sebanyak 279.928 orang menjadi 283.588 orang.

Baca Juga :  Megawati Beri Perhatian Khusus pada Mama Emi

Menurutnya, persoalan yang terjadi di kabupaten TTS sama dengan kabupaten Alor, tetapi yang terjadi di TTS karena PPK dalam pleno rekapitulasi salah membacakan angka sehingga telah dibuat berita acara perubahan.

“Tiga kabupaten telah membuat berita acara perubahan, dan (Kamis 29 Maret 2019), KPU NTT juga membuat berita acara perubahan DPS,” jelasnya.

Sementara terkait dengan sebanyak 494.656 pemilih yang sudah terdaftar tetapi belum memiliki Kartu Tanda Penduduk Elektronik (E-KTP), pihaknya terus mendorong masyarakat untuk melakukan perekaman e-KTP agar bisa ikut memilih pada 27 Juni 2018 mendatang. (lya/qi)

Comments

comments