Lusia Lebu Raya : Paket Marhaen Lanjutkan Program Anggur Merah

69
595

Ba’a — Ny. Adinda Lebu Raya mengajak simpatisan dan warga masyarakat Desa Holoama Dusun Oesamboka Kecamatan Lobalain Desa Holoama untuk memilih calon gubernur NTT periode 2018-2023, Marianus Sae-Emilia Nomleni dengan tagline Marhaen dengan nomor urut 2.

kampanye dialogis tersebut bertempat dikediaman Maneleo Yusup Pandie, dihadiri ratusan masyarakat yang didominasi kaum perempuan.

Mengawali Kampaye dialogis tersebut, Ny Lusia mempertegas alasan menjadi Jurkam Paket Marhaen Karena Marhaen adalah jelmahan dari suaminya, Frans Lebu Raya, sehingga semua program pro rakyat seperti anggur merah, sebelumnya setiap desa mendapatkan dana Rp.250 juta akan dinaikan.

Frans Leburaya juga berpesan kepada sejumlah simpatisan di Kabupaten Rote Ndao, baik itu pengurus PDIP agar tidak saling menghina paket lain tetapi saling menghormati.

Dikatakannya bahwa ada sejumlah isu yang dihembuskan bahwa Frans Lebu Raya mendukung kandidat tertentu adalah tidak benar, karena beliau adalah Ketua DPD PDIP.

“bagaimana kalau kami tidak mendukung paket Marhaen, saya diutus menjadi Juru kampaye (Jurkam) oleh pak Frans Lebu Raya, kami berdua selalu bedah wilayah, tetapi satu tujuan untuk Marhaen, jadi beliau saat ini berada di Sumba, sedangkan saya bersama dengan para Srikandi ke wilayah Rote Ndao untuk menangkan Paket Marhaen,” ungkapnya.

Baca Juga :  MDT : Saya Menangis, Kenapa Mobil Saya Dilempari

Menurutnya, Calon Wakil Gubernur Emilia Nomleni juga adalah aktivis perempuan, sehingga salah satu program yang akan menjadi perioritas adalah masalah perempuan dan anak, beliau akan bekerja dengan hati, karena telah memahami masalah perempuan dan anak di NTT, karena pernah menjabat sebagai Anggota DPRD Provinsi NTT selama dua periode.

Ny.Lusia juga memberikan apresiasi kepada masyarakat Rote Ndao yang telah memberikan sumbangan suara pada dua periode saat Frans Leburaya mencalonkan diri sehingga menjabat dua periode sebagai Gubernur NTT, tinggal empat bulan lagi sudah selesai masa jabatan, tetapi semua program kerja membangun NTT dari desa belum tuntas, sehingga orang yang menggantikan adalah MS-EMI, keduanya sebelum mendapat mendat sebagai calon Gubernur dan wakil Gubernur untuk pemilu 27 Juni 2018, dari PDIP lewat proses yang panjang, sehingga keduanya pantas untuk dipilih menjadi Gubernur dan wakil Gubernur.

Dikatakannya, dia telah mengunjungi semua Kabupaten di NTT, ternyata respon untuk Marhaen sangat tinggi. “ketika saya menanyakan siapa calon Gubernur yang akan dipilih 27 Juni, mereka katakan kami SMS. Artinya (Saya Marianus Sae), sehingga dengan ini kami yakini Paket Marhaen diterima disemua tempat, simpatisan dan pendukung yang hadir untuk mendukung Marhaen dengan memberikan suara pada pilgub mendatang, termasuk memberikan Kado kepada NTT diusianya selama 59 Tahun bahwa ada wakil Gubernur dari kaum perempuan. Ny. Emilia menjadi wakil gubernur karena dukungan dari semua kaum perempuan katanya disambut tepukan tangan. “Ingat Nomor dua Ingat Marhens,” ujarnya dengan mengangkat 2 jari. (tim)

Baca Juga :  Bertandang Ke Kandang Lawan, MDT Diterima Secara Adat

Comments

comments