Masyarakat Bukambero Titipkan Harapan Pemekaran Kecamatan Kodi Utara Di MDT-GTD

612
2540

Tambolaka — Di pundak pasangan Calon Bupati dan Calon Wakil Bupati, Markus Dairo Talu (MDT) dan Gerson Tanggu Dendo (GTD), masyarakat Bukambero, Kecamatan Kodi Utara menitipkan sebuah harapan besar untuk memekarkan Kecamatan Kodi Utara sehingga mempermudah pelayanan terhadap masyarakat.

Ungkapan harapan besar dari lubuk hati kecil masyarakat terungkap saat paket yang dikenal dengan tagline “LANJUTKAN” melakukan pertemuan terbatas di Kampung Ande Ate, Desa Bukambero, Kecamatan Kodi Utara yang dihadiri oleh ratusan masyarakat Kodi Utara.

“Kepada bapak MDT dan GTD kami masyarakat Kodi Utara menitip sebuah harapan besar akan pemekaran Kodi Utara. Tujuan kami ingin pemekaran ini hanya untuk mendekatkan pelayanan terhadap masyarakat,” ungkap Rafael Djapa Ole, Jumat (23/3/2018).

Rafael mengaku saat ini bersama dengan tokoh Kodi Utara Aloysius Nasari akan memenangkan paket MDT-GTD. Menurutnya, dengan hadirnya empat tokoh Kodi yang bergabung di MDT-GTD akan menambah kekuatan baru untuk memenangkan MDT-GTD pada tanggal 27 Juni 2018.

“Bersama dengan empat tokoh senior dari Kodi, ada Aloysius Nasari, Soleman Tari Wungo, Ndara Marapu, dan M. D. Raya akan memenangkan paket MDT-GTD. Selain keempat tokoh ini tidak ada lagi tokoh lain di Kodi. Dengan demikian kekuatan baru untuk MDT dan GTD menuju SBD satu. Dulu mereka tidak mendukung MDT, sekarang menjadi kawan MDT dan GTD,” jelasnya.

Baca Juga :  KPUD SBD Dinilai Melanggar Konstitusi

Hal senada disampaikan oleh Heribertus Pemu Dadi bahwa seluruh masyarakat Kodi Utara menginginkan agar Kecamatan Kodi Utara mekar. Kesempatan itu dia mengajak seluruh masyarakat Bukambero – Kodi Utara untuk bersama memenangkan paket MDT – GTD.

“Jika ingin Kecamatan Kodi Utara mekar, maka mari bersama kita bersatu menangkan paket MDT-GTD. Jangan salah pilih pemimpin, sebab kita akan menderita selama lima tahun kedepannya. Apa lagi pembangunan kita sudah lihat dan rasakan bersama,” ajaknya.

Hermanus Ndara Djakadana membenarkan bahwa telah ada proposal pemekaran Kecamatan Kodi Utara yang diterimanya. Ia pun berharap agar usai Pilkada, MDT dapat mempertimbangkan proposal tersebut.

“Benar telah ada proposal yang saya terima, kita berharap usai Pilkada ini Bupati dapat mengambil kebijakan untuk menjawab suara masyarakat Kodi Utara,” pungkasnya.

Menurutnya di masa MDT-DT telah banyak perhatian MDT di wilayah Kodi pada umumnya berupa pembangunan infrastruktur jalan, listrik, tenun ikat, dan bantuan handtraktor.

“Baru tiga tahun memimpin sudah 400 unit hand traktor yang di bagikan gratis kepada masyarakat. Nanti akan dibagikan hand traktor disetiap dusun sehingga pembagiannya merata,” jelasnya.

Baca Juga :  Ribuan Massa Arak MDT Berkampanye Di Kalembu Kanaika

Dikatakannya pula bahwa di kampung Ande Ate, Desa Bukambero sebagai tempat perkumpulan lawan politik MDT pada tahun 2013 yang lalu untuk menyusun rencana menggagalkan pemerintahan MDT-DT dengan cara demontrasi.

“Tempat ini sebagai tempat perkumpulan lawan politik MDT-DT pada tahun 2013 lalu yang menyusun strategi menggagalkan pemerintahan MDT dan DT. Kampung ini telah menjadi sejarah di Kodi,” jelasnya.

Kesempatan itu dia mengajak semua masyarakat yang hadir untuk bersatu menenangkan paket MDT-GTD sehingga semua harapan mulia masyarakat dapat tercapai.

Sedangkan Calon Bupati Markus Dairo Talu mengatakan usai Pilkada dirinya akan berdiskusi dengan semua jajarannya dan DPRD guna membahas pemekaran Kecamatan dan Desa di SBD.

“Nanti usai Pilkada kita akan diskusikan bersama dengan semua jajaran dan DPRD tentang pemekaran Desa dan Kecamatan,” katanya singkat. (red/qi)

Comments

comments