Mendaftar Dengan SK Plt. DPC Tidak Sah

0
7828

Ba’a — Pasangan calon bupati dan wakil bupati yang mendaftar dengan menggunakan Plt. Ketua DPC, maka tidak sah kecuali ketua definitif.

Demikian dikatakan Ketua KPUD Rote Ndao, Berkat Ngulu, Selasa (9/1/2018) di kantor KPUD Rote Ndao menanggapi kemungkinan adanya Parpol pengusung pasangan calon yang mendaftar menggunakan SK. Plt. Ketua DPC.

Informasi yang dihimpun media ini bahwa terjadi polemik di tubuh partai Gerindra dan Demokrat Rote Ndao, dimana dimasa injuri time pendaftaran pasangan cabup dan cawabup di KPUD Rote Ndao kedua Parpol tersebut melakukan restrukturisasi ketua DPC.

Sebagaimana diketahui, Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat kabupaten Rote Ndao di berhentikan dari jabatannya oleh DPP Partai Demokrat.

DPP Demokrat Mengangkat Sekretaris DPD Demokrat NTT Ferdinandus Leu sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPC Demokrat Rote Ndao mengantikan Wellem Paulus

Pemberhentian Wellem Paulus diduga akibat yang bersangkutan tidak taat terhadap Keputusan DPP Demokrat yang mengusung Bima Theodorianus fangidae dan Ernest Z. Pella sebagai Calon Bupati dan Wakil Bupati Rote Ndao Periode 2019 – 2024 mendatang.

Baca Juga :  Empat Desa Di Kodi Bersatu, MDT-GTD Di Arak Bagaikan Raja

Menanggapi itu Ketua KPUD Kabupaten Rote Ndao, Berkat N.F.Ngulu mengaku bahwa KPUD Rote Ndao sudah menerima SK tersebut dari KPU Pusat terkait pergantian dua Ketua DPC Partai yaitu Partai Gerindra dan Partai Demokrat Kabupaten Rote Ndao.

Menurutnya perlu diketahui bahwa untuk Partai Gerindra sudah ada SK pergantian ketua DPC definitif, sedangkan untuk Partai Demokrat baru Penunjukan Plt.

“saya perlu tegaskan bahwa jika ada Paket Calon yang mendaftar dengan mengunakan SK Plt maka tidak sah dan tidak bisa di terima tetapi jika mendaftar dengan mengunakan SK definitif maka sah dan bisa di terima,” katanya. (eno/red)

Comments

comments