Peserta Mengaku Tak Tahu Tujuan Demo

608
6345

Tambolaka — Beberapa peserta Demo dari Kelompok massa yang menamakan diri Aliansi Rakyat Peduli Demokrasi Jujur dan Adil mengaku tidak tahu tentang agenda dan tujuan unjuk rasa yang dilakukan aliansi tersebut, Jumat (26/1/18) di Kantor Panwaslu SBD hari itu.

“Kita hanya diajak disuruh ikut ke kantor panwaslu jadi kita ikut saja,” Beber Sumber yang tidak ingin namanya disebutkan.

Lanjut Sumber yang juga peserta demo asal Kodi Utara itu mengaku mereka sebenarnya tidak paham apa maksud dan tujuan dari unjuk rasa yang digelar hari itu namun karena disuruh ikut sehingga mereka turut serta dalam aksi hari itu.

“Tadi malam juga baru dikasi tahu untuk ikut demo hari ini, jadi tadi pagi kita dengan bus dari Kodi lalu turun didepan pasar radamata kumpul baru kesini (panwaslu, red),” jelasnya.

Pantauan media ini, orasi yang disampaikan oleh aliansi menuntut agar panwaslu SBD menelusuri dugaan ijazah palsu salah satu calon Bupati SBD dari paket MDT-GTD.

Baca Juga :  Mantan Ketua DPRD Sebut Kabupaten Ende Dapat Rapor Merah

Sementara cabup petahana, Markus Dairo Talu (MDT) menegaskan bahwa jika ijazahnya palsu tentu dia tidak jadi Bupati saat ini. “kalau ijazah palsu kenapa saya jadi bupati,” cetusnya.

Dia pun mempersilahkan pihak berwenang untuk mengecek langsung keberadaan tudingan tersebut ke pihak sekolah dan Universitas. (tim/qi)

Comments

comments