Pilkades Serentak di 20 Desa di SBD Berlangsung Tertib

0
742

Tambolaka — Pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak di 20 desa yang tersebar di tujuh kecamatan di SBD berlangsung aman dan tertib.

Wakil Bupati SBD, Ndara Tanggu Kaha kepada kiblatntt.com,Selasa (19/12/2017) mengatakan jika pelaksanaan pilkades serentak yang berlangsung di 20 desa kemarin, Senin (18/12/2017) berlangsung aman dan tertib.

Menurutnya bahwa hasil pantauannya di lima desa di Kecamatan Kodi yang melaksanakan pilkades tidak ada gangguan, semua berjalan lancar sejak dari proses pencoblosan hingga penrhitungan suara.

“sampai dengan saat ini tidak ada laporan masuk ke saya kalau ada desa yang bermasalah dalam proses Pilkades kemarin. Dan saya kira masyarakat kita mulai dewasa,” ujarnya.

Terpantau media ini pelaksanaan Pilkades di desa Ramadana Kecamatan Loura berlangsung aman dan tertib. Tampak aparat kepolisian sejak pagi sudah berjaga-jaga di lokasi pemungutan suara.

Masyarakat setempat tampak antusias menanti dilokasi pemilihan untuk secara seksama mendengar dan mengetahui siapa yang akan memimpin desa Ramadana enam tahun kedepan.

Sekitar pukul 16.00 wita usai penghitungan suara, Ketua Panitia Rolly mengumumkan bahwa dari pasangan calon nomor urut satu Stefanus Ama Nunu memperoleh 637 suara dan pasangan calon nomor urut dua Tomas Ama Kii memperoleh 565 suara. Sedangkan nomor urut tiga Ngongo Malo memperoleh suara sebanyak 85, blangko 17 suara sehingga total seluruhnya wajib pilih sebanyak 1.304 jiwa.

Baca Juga :  Mama Emi Siapkan Generasi Muda untuk Entaskan Kemiskinan NTT

“Lewat kesempatan ini saya umumkan kepada masyarakat bahwa mandat kepemimpinan desa Ramadana kita percayakan kepada saudara Stefanus Ama Nunu sebagai kader muda di Ramadana. Pemilihan hari ini sangat luar biasa karena telah berjalan dengan tertib dan penuh kekeluargaan. Dan ini yang pertama kalinya terjadi di desa Ramadana,” ungkap Rolly.

Menurutnya kemenangan Stefanus Ama Nunu merupakan kemenangan bersama masyarakat Ramadana, sehingga di harapkan agar pemimpin baru di desa Ramadana harus bertanggung jawab dalam mengelolah anggaran untuk kepentingan masyarakat.

“Kemenangan ini merupakan kemenangan kita bersama, dan kita berharap agar saudara Stefenanus dapat membangun desa Ramadana lebih baik terlebih khususnya mengedepankan kepentingan masyarakat,” pungkasnya. (red)

Comments

comments