Ini Janji VBL-YNS Jika Memimpin NTT

0
2133

Kupang — Pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur yang diusung oleh partai Golkar, Hanura dan Nasdem, Viktor Bungtilu Laiskodat dan Yosep Nai Soi berjanji akan mengangkat kembali NTT dari kegelapan.

Menurut mereka sudah saatnya masyarakat NTT menentukan pemimpin yang mampu membawa NTT dari ketertinggalan dan kemiskinan.

“Hari ini 59 tahun yang lalu NTT di beri tanggung jawabnya sendiri untuk mengelola rumah tangga untuk menjadi sebuah Propinsi baru. Sejarah itu pula yang merakit flobamora yang menjadi satu kesatuan gugus gerak untuk mampu melihat cita-cita masa depan. NTT harus diberikan harkat dan martabatnya kembali sehingga NTT mampu mengelolah potensi yang dimilikinya untuk kesejahteraan masyarakatnya. Tetapi dalam sejarah 59 tahun ini, kita selalu dihadapkan pada kondisi yang menyakitkan hati dan batin kita,” ungkap VBL dalam orasinya dihadapan puluhan ribu massa yang harid di lapangan Sitarda Lasiana Kota Kupang, Rabu (20/12/2017).

Dikatakannya bahwa NTT ditangannya, akan melahirkan budaya pemerintahan baru melalui pendekatan yang bersifat kekeluargaan.

“Hari ini saya dengan Bang Yosep akan melahirkan budaya pemerintahan baru. Kita akan bangun NTT ini bersama-sama dengan konsep yang berbeda. pendekatan kami bukan semata-mata untuk memformal Gubernur kepada Wakil Gubernur, Gubernur kepada Bupati, Gubernur kepada Kepala Desa, tetapi kita akan bangun daerah ini selayaknya Gubernur bersaudara dengan Bupati. Duduk minum kopi pagi bercerita untuk masa depan NTT,” katanya.

Baca Juga :  Reuni, Umat Muslim Papela Siap Menangkan Paket RNB

Menurutnya seorang pemimpin NTT tidak seperti raja yang turun ke bawah, tetapi seorang pemimpin NTT harus turun bersama rakyat untuk menanam di sawah. Mandi lumpur bersama dengan masyarakatnya. Sudah tidak jamannya lagi bekerja pangku kaki lantas pakai perintah.

“Seorang pemimpin tidak cocok seperi Raja turun ke bawah, tetapi pemimpin NTT itu harus turun tanam di sawah dengan petani bersama-sama. Jangan datang di sawah pakai fantovel. Maso lumpur taga’e sonde pulang pulang. Gubernur jangan hanya datang secara formal kemudian main perintah-perintah,” humor VBL yang diikuti sorak riuh dan tepuk tangan massa yang hadir.

Suami Yulie Laiskodat itu juga berjanji jika dirinya dan Yosep Nai Soi dipercayakan pemimpin NTT, mereka akan membangun pemerintahan yang bersih jauh dari praktek KKN. Membangun NTT harus dengan orang yang pintar dan jujur bukan orang yang pintar tetapi rakus, sehingga harapan untuk mensejahterakan masyarakat bisa tercapai lewat berbagai pembangunan.

“Kalo rakus dan mata tatutup jalan-jalan dapat tabrak masuk jurang. Selama ini kita terus menderita karena mata hati pemimpinnya yang buta. Banyak orang yang tergoda akan materi. Jika Tuhan dan masyarakat perkenankan kami memimpin NTT ini, maka kami berdua akan memimpin dengan cara yang setara dengan kehidupan masyarakat. Jika saya lihat Bupati yang menggunakan jam tangan mahal, saya akan copot dan jual untuk masyarakat. Kenapa begitu, karena masyarakat masih susah. Bulan begini dikampung sonde ada lagi makanan,” katanya.

Baca Juga :  15.500 Pemilih Hilang Hak Suara?

Dua pasangan itu, VBL – YNS juga berjanji akan memperhatikan kelangkaan benih dan pupuk untuk para petani. Menurut mereka NTT harus mewujudkan petani yang hebat sehingga ketika tiba saatnya panen, petani dapat memproduksi hasil pertanian yang cukup untuk dijual. Dengan begitu, petani dapat menyisihkan sedikit hasil pertaniannya untuk tabungan hari tuanya, bukan hanya PNS yang punya tabungan tetapi petani juga harus.

Tidak hanya itu, VBL juga menegaskan ketika dirinya terpilih sebagai Gunernur NTT, akan membangun sentra pendidikan dan menyiapkan guru-guru hebat dari seluruh pelosok NTT. Harus dibangunnya sentra di perkampungan untuk melatih guru-guru yang kemampuannya dibawah standar.

“Kita akan memanfaatkan teknologi yang berkembang sangat pesat saat ini. Sehingga masyarakat dapat dengan mudah mengakses informasi-informasi terkini,”ujarnya.

Selain itu prioritas air bersih akan terus digenjot. Air bersih harus layak dikomsumsi oleh masyarakat secara langsung. Dengan adanya teknologi saat ini, akan mempermudah dalam menjawab persoalan yang dihadapi masyarakat. Percayalah dalam waktu lima tahun nanti, separuh dari tiga ribu desa di NTT akan mengkonsumsi air bersih secara langsung baik itu air laut, air danau maupun air sumur.

Baca Juga :  Marianus Sae Meminta Restu Ke Raja Babuin Atu Sae

Sementara Yosep Nai Soi (YNS) mengatakan, bersama dengan VBL akan memberikan JALA bagi masyarakat NTT. “JALA itu adalah Jalan, Listrik dan Air. Saya rasa tiga persoalan ini yang menjadi problem serius yang dihadapi masyarakat NTT. Jika ketiga persoalan ini dapat terjawab, maka dengan sendirinya NTT telah keluar dari ketertinggalan dan kemiskinan,” ungkap YNS menutup orasi tersebut. (red)

Comments

comments