PDAM Kabupaten Kupang Lakukan Penagihan Langsung ke Rumah

0
312

KIBLATNTT.COM, KUPANG — PDAM Kabupaten Kupang telah melakukan penagihan dari rumah ke rumah dalam satu bulan terakhir. Penagihan ini dilakukan oleh tim pembaca meteran, pemutusan dan teknisi lapangan.

Demikian dikatakan Kepala PDAM Kabupaten Kupang, Yoyarib Mau Senin (6/7/2020) di ruang kerjanya. Ia mengatakan penagihan ini dilakukan oleh tim yang terdiri dari pembaca meteran, bagian pemutusan dan bagian teknisi lapangan jadi mereka yang bagian turun survei karena ada meter yang orang pasang liar itukan yang tau pasti bagian teknisi lapangan.

“kalau mereka temukan ada yang pasang liar pasti mereka harus melapor untuk baca meter konfirmasi apakah ini terdaftar atau tidak kemudian kalau tidak tim pemutusan segera lakukan pemutusan, “katanya.

Ia juga menjelaskan, yang tunggakan bayar minimal tiga bulan ke atas belum bayar maka akan di lakukan pemutusan dari pada terendam.

“Resikonya adalah kalau tidak bayar bagi PDAM itu piutang kalau piutang kita harus bayar pajak. Kalau di biarkan terus menerus jadi utang yang harus kita bayar terus menerus. Mending dia datang kalau bisa dikasih keringanan pembayaran kita urus dengan program amnesty. Jadi tahun 2019 kalau belum bayar ya sudah lu datang kalau tahun 2019 punya bayar setengah saja saya kasih diskon 50 persen untuk kemudian dia bisa berlangganan lagi.dia bayar selesai pasang lagi sambung lagi artinya kita tidak kehilangan pelanggan itu saja dia punya tujuan. Supaya piutang kita tidak membengkak dan pelanggan menjadi pelanggan tetap kita lagi,” ungkapnya.

Baca Juga :  Sambut HUT Ke-8, OJK NTT Lakukan Berbagai Kegiatan

Pada tempat berbeda, Kepala Bagian Pelanggan PDAM Kabupaten Kupang, Ina Bubu mengakui bahwa PDAM selalu berusaha untuk tidak memberatkan masyarakat, sehingga kalau ada pelanggan merasa rekeningnya tidak sesuai dengan pemakaian, bisa langsung konsultasi ke kantor.

“Kita selalu berusaha agar pelanggan tidak diberatkan dengan tagihan, bahkan jika ada tunggakan mereka bisa melakukan pelunasan dengan mencicil,” ujar Ina Bubu.

Untuk itu, lanjut Una Bubu, pihaknya selalu membuat program yang berpihak pada masyarakat, tapi tidak merugikan PDAM.

“Seperti program yang saat ini dilaksanakan, dengan menurunkan tim melakukan pengecekan secara door to door ke pelanggan yang menunggak tiga bulan lebih,” paparnya.

Tim tersebut, lanjut Ina Bubu, tentu akan sosialisasi dahulu dan mencari penyebabnya, setelah itu dicari jalan keluar, seperti diberi keringanan pembayaran.(lya)

Comments

comments