Dandim 1604/Kupang Berikan Sosialisasi kepada Pokdarwis di Desa Naekaen

0
116

Dandim 1604/Kupang memberikan
Pembekalan dan sosialisasi kepada kelompok Sadar Wisata (Pok Darwis) “Amorat” di Desa Naekean Semau Selatan, Kabupaten Kupang.

“Kedatangan saya kesini yang pertama adalah sebagai kewajiban saya integritas saya,saya selalu berupa apa yang saya ucapkan itu yang saya lakukan.Pada saat saya datang pertama kesini saya sudah bicara dengan pak Daud tuan tanah mari kalau kita mau memajukan desa ini saya akan mencoba dan beliau sangat menerima, “kata Dandim 1604/Kupang, I Made Kusuma Dhyana Graha, Sabtu (14/3/2020) saat membuka acara sosialisasi dan pembekalan di Desa Naekean.

Menurutnya waktu kedatangan kita yang kedua kita sudah bawa Kepala Bank Indonesia, kepala Dinas Pariwisata untuk melihat apa potensi yang bisa dilihat disini kemudian di nilai apa yang kira-kira nanti bisa bantu, apa yang di berikan oleh kita.

“Saya pada kesempatan ini juga membawa lagi tim yang lain karena kegiatan ini, mimpi besar kita ini saya sampaikan ini sebuah mimpi karena ini merintis sesuatu yang belum ada mari kita sama-sama rintis, majukan, kita wujudkan dan ini tentunya tidak semudah seperti membalikkan telapak tangan. Butuh perjuangan yang ekstra tapi karena saya sudah berjanji ke pak Daud sehingga saya selalu mencoba apa gerakan-gerakan yang bisa untuk terus mendorong supaya percepatan pembangunan pariwisata Desa Naekean ini bisa kita laksanakan sehingga pada siang hari ini Tuhan memberikan, mengirimkan lagi orang yang siap membantu kita setelah kedatangan saya kedua kemarin beliau kebetulan melihat YouTube yang di ambil oleh rekan-rekan wartawan kemudian beliau melihat ada satu gerakan yang menurut beliau ini sangat perlu di support, “ungkapnya.

Baca Juga :  KSAD Kunjungi RST Wirasakti

Ia mengatakan beliau ini namanya ibu Neli Sihombing. Beliau akan melihat dan membantu kita dan mulai hari ini beliau akan bersama-sama kita mulai dari pembekalan dan sosial apa yang beliau pernah lakukan di Aceh dulu.

“Mari kita berdoa bersama saya sudah dapat info sementara tapi mari kita doakan sampai dengan benar-benar nanti ada wujudnya. Bapa kepala perwakilan BI NTT yang saya ajak beberapa saat yang lalu ke Desa Naekean sudah menyampaikan kepada saya bahwa sesuai dengan penilaian yang di lakukan beliau dari BI Pusat sudah setuju dan akan membantu beberapa buah kegiatan disini, “tegasnya.

Ia menjelaskan yang pertama nanti BI akan membantu masalah pembekalan kelompok sadar wisata nanti tinggal teknisnya apakah mereka akan datang kesini atau kelompok sadar wisata ada perwakilan yang ke Kupang nanti kita bicarakan tapi saya mengharapkan lebih baik mereka yang kesini untuk melihat langsung seperti apa disini masyarakatnya. Nanti dalam kegiatan tersebut saya akan bicarakan pada BI untuk mengikut sertakan ibu meli untuk membantu.Kemudian yang kedua beliau menyampaikan mudah-mudahan akan terbantu pembangunan atau pembuatan tiga homestay dulu nanti tentunya akan dilihat dimana kira-kira dimana rumah yang nanti bisa dibuatkan homestay. Nanti penjelasannya apa tentang apa itu homestay ibu Neli yang akan menjelaskan

Baca Juga :  Danrem Wira Sakti Terima Kunjungan Kakanwil Kemenkumham NTT

“Saya hanya sebagai penyalur, penyambutan lidah masyarakat Naekean mari kita doakan karena ini sudah di sampai oleh kepala BI saya kira satu hal yang bisa kita harapkan bisa kita percaya. Saya ingin sampaikan. Juga dengan adanya beberapa kemajuan ini saya menghimbau kepada masyarakat Naekean yang pertama adalah mari kita berubah sedikit-dikit paling tidak yang pertama adalah dari lingkungan kita ,diri kita yaitu masalah kebersihan kenapa saya sampaikan itu karena itu adalah salah satu dari housepitality sebuah daerah keramahan tamahan sebuah daerah saya sudah sampaikan saat kedatangan saya yang sebelumnya bahwa untuk pariwisata itu biasanya ada dua kategori yaitu aman dan nyaman saya kira keamanan disini sudah saya dapatkan atau saya sudah lihat bahwa Desa Naekean ini sangat aman tinggal kenyamanan perlu kita tumbuh kembangkan jadi kita harus merubah pola pikir kita bahwa yang ini bukan kita-kita yang Sudah biasa disini tapi yang datang ini adalah orang luar dengan budaya lain yang mungkin di negaranya sana sudah biasa dengan kebersihan mari kita sesuaikan, “ungkapnya.

Baca Juga :  Kekayaan Alam NTT akan Segera Masuk Level Internasional

Upaya kita dalam membangun pariwisata ini jangan merubah secara drastis keju bapa ibu yang ada disini maksudnya saya misalnya bapa ibu punya pekerjaan tetap bertani pekerjaan itu harus tetap bapa ibu lakukan karena bertani juga bisa di jual oleh ini Neli ini yang nanti akan mendatangkan tour travel guide dari seluruh manca negara kesini untuk melihat. (Lya)

Comments

comments