Pelayanan Kesehatan Harus Dukung Pengembangan Pariwisata NTT

0
94

KIBLATNTT.COM, KUPANG — Pelayanan kesehatan harus ikut mendukunf langkah pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dalam rangka mengembangkan pariwisata di NTT. Hal ini dikarenakan pariwisata menjadi prime mover ekonomi masyarakat NTT saat ini, sehingga semua sektor harus bersinergi mewujudkan pengembangan pariwisata NTT.

Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat mengatakan hal ini saat membuka kegiatan Seminar dan Workshop dengan topik East Nusa Tenggara Emergency Update 2019 dengan tema “Live To Save Life” yang diselenggarakan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) di Hotel Aston pada jumat (22/11/2019).

“Dibawah pemerintahan saya ini Pariwisata jadi prime mover nya. Bicara pariwisata ini berarti bicara seluruh aspek kehidupan termasuk pelayanan kesehatan. Kesiapan pelayanan medis harus disiapkan dengan baik. Pelayanannya harus profesional. Para dokter harus layani masyarakat dan pengunjung yang datang ke NTT dengan baik, tulus, dan tanggung jawab,” jelas Viktor.

“Kesehatan ini bagian penting bagi manusia. Bagaimana orang mau senang datang di NTT kalau pelayanan kesehatannya buruk. Dokter harus dibekali kemampuan yang baik bukan saja standar nasional tapi internasional,” ungkapnya.

Baca Juga :  Dandim 1604 Kupang Rangkap Dansatgaster di Kabupaten Kupang

Dikatakannya walaupun di NTT ini masih kekurangan SDM tenaga medis dan peralatan dan sarana medis yang kurang memadai namun yang terpenting adalah harus tetap memiliki semangat kepedulian untuk melayani masyarakat.

Ketua IDI Kupang, dr. Stefanus Soka, mengatakan dirinya dan rekan sejawat sangat berterima kasih pada Gubernur Viktor yang punya perhatian baik terhadap pelayanan kesehatan di NTT.

“IDI NTT patut berbangga karena memiliki Gubernur yang luar biasa. Punya pemimpin yang sangat menaruh perhatian dalam bidang kesehatan di NTT. Oleh sebab itu saya mengajak teman-teman sesama dokter untuk dapat memberikan pelayanan yang lebih baik pada masyarakat. Kita jangan hanya terpaku pada rutinitas karena rutinitas hanya menghasilkan hasil yang sama dengan hari kemarin. Oleh sebab itu kita harus punya keberanian untuk melayani dengan cara yang luar biasa dengan ilmu yang baru,” jelasnya.

Dalam laporan kepanitiaan, tujuan digelarnya seminar tersebut diantaranya Untuk memadukan segenap potensi dokter dan meningkatkan martabat profesi dokter, mengembangkan IPTEK kedokteran, meningkatkan pelayanan kesehatan untuk mewujudkan masyarakat sehat dan sejahtera.(*/lya)

Baca Juga :  Penggabungan Semau ke Kota Kupang Masih Terus Dikaji

Comments

comments